News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tertinggal Jauh dari Mercedes yang Mendominasi F1 GP Australia 2026, Max Verstappen Mengaku Tak Terkejut, Ia Sudah Tahu...

Pembalap asal belanda, Max Verstappen, mengaku tidak terkejut melihat Red Bull tertinggal dari Mercedes dan Ferrari di F1 GP Australia 2026 akhir pekan kemarin.
Rabu, 11 Maret 2026 - 16:11 WIB
Pembalap tim Red Bull, Max Verstappen
Sumber :
  • Oracle Red Bull Racing

tvOnenews.com - Max Verstappen mengaku tidak terkejut melihat Red Bull tertinggal dari Mercedes dan Ferrari pada gelaran F1 GP Australia 2026 akhir pekan kemarin.

Pada balapan utama yang berlangsung di Sirkuit Albert Park itu menjadi seri pembuka era regulasi teknis baru di Formula 1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Albert Park, Max Verstappen harus memulai balapan dari posisi belakang setelah gagal mencatat waktu saat kualifikasi.

Max Verstappen tertinggal hampir satu menit dari George Russell di F1 GP Australia 2026
Max Verstappen tertinggal hampir satu menit dari George Russell di F1 GP Australia 2026
Sumber :
  • Reuters

Meski begitu, pembalap Belanda tersebut mampu bangkit dan menutup balapan di posisi keenam.

Namun jaraknya cukup jauh dari pemenang balapan, George Russell, yang unggul lebih dari 54 detik.

Sementara itu, rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, tampil impresif dengan start dari posisi ketiga.

Meski begitu, waktu kualifikasinya masih terpaut hampir delapan persepuluh detik dari pole position.

Verstappen menilai kekurangan performa Red Bull bukan disebabkan satu faktor tertentu. Ia menyebut masalah timnya berasal dari kombinasi performa mobil dan mesin.

“Kami memiliki potensi di dalam mobil, tentu saja. Dari sisi mesin, kami tidak terlalu buruk," kata Max Verstappen.

"Saat ini, saya pikir kekurangan kecepatan kami adalah separuh/separuh, jadi setengah mobil dan setengah mesin, yang tidak buruk. Itu adalah hal-hal yang dapat diatasi. Itu tidak mengejutkan," tambahnya.

Pembalap tim Red Bull, Max Verstappen
Pembalap tim Red Bull, Max Verstappen
Sumber :
  • Oracle Red Bull Racing

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya sangat negatif tentang peraturan, tetapi saya merasa sangat bangga dengan tim dan sisi mesin juga. Para kru benar-benar telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Jadi dari sisi itu, saya sangat senang bekerja dengan mereka, saya hanya berharap saya lebih menikmatinya dari segi mengemudi," lanjut Max Verstappen.

“Namun demikian, mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa untuk berada di posisi kita sekarang, untuk bersaing dengan McLaren dengan mesin Mercedes, dan saya pikir jika kita sedikit meningkatkan performa, kita juga bisa bersaing lebih jauh di depan, dan tiba-tiba dunia terlihat sedikit lebih baik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT