Yamaha Batalkan Sesi Wawancara Rider Seusai MotoGP Thailand 2026, Paolo Pavesio: Rasanya Tepat Bagi Saya Untuk...
- Yamaha
tvOnenews.com - Setelah hasil yang sangat mengecewakan di Sirkuit Buriram, Yamaha memilih langkah tak biasa usai MotoGP Thailand 2026 kemarin.
Para pembalapnya tidak hadir dalam sesi wawancara media di Buriram. Keputusan itu memicu sorotan, mengingat hasil balapan mereka jauh dari harapan.
Sejak awal, Yamaha memang tak menutup mata terhadap sulitnya musim 2026.

- Tangkapan Layar Yamaha Indonesia
Peralihan ke mesin V4 dianggap masih bagian dari fase pengembangan panjang. Masalah teknis saat tes Sepang memperlihatkan proyek anyar tersebut belum stabil.
Ledakan emosi Fabio Quartararo di Buriram turut mempertegas situasi internal yang tak mudah.
Alex Rins juga terdengar kecewa ketika salah satu motornya dialihkan untuk kebutuhan tim lain.
Sepanjang akhir pekan, komentar para rider tak menunjukkan optimisme besar.
Quartararo bahkan menyebut mesin baru kemungkinan baru tersedia Mei dan arah pengembangan belum jelas.

- Yamaha
Hasil balapan makin memperburuk keadaan. Empat rider Yamaha finis di posisi 14, 15, 17, dan 18, catatan terburuk mereka di era modern.
Biasanya absen media terjadi karena jadwal penerbangan, khususnya seri flyaway. Namun kali ini berbeda, manajemen senior turun langsung menggantikan para rider.
Managing Director Monster Yamaha, Paolo Pavesio, menjelaskan situasi tim.
“Saat ini, saya rasa tepat bagi saya untuk menjelaskan posisi kami. Kami berada pada titik di mana kami melihat perbedaan yang memisahkan kami dari yang tercepat, dan kami memiliki tantangan besar yang harus dihadapi," kata Paolo Pavesio.
"Ini tidak akan terjadi dalam semalam, tidak ada keajaiban. Setiap kali kami turun ke lintasan, kami menemukan hal-hal baru.” tambahnya.
Pernyataan itu menegaskan Yamaha sadar jarak dengan rival masih lebar. Langkah ini mengingatkan publik pada momen sulit mereka pada 2017.
(akg)
Load more