News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Sulit Adaptasi di Sirkuit Buriram, Francesco Bagnaia Akui Pedro Acosta Tampil Kuat karena KTM Lebih Siap

Start dari posisi ke-13, Francesco Bagnaia hanya mampu finis di peringkat kesembilan pada sprint race MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/2/2026).
Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:38 WIB
Sprint Race MotoGP Thailand 2026
Sumber :
  • Facebook/MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, mengawali MotoGP 2026 dengan hasil yang belum memuaskan. 

Start dari posisi ke-13, ia hanya mampu finis di peringkat kesembilan pada sprint race MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Francesco Bagnaia di sesi tes pramusim MotoGP 2026
Francesco Bagnaia di sesi tes pramusim MotoGP 2026
Sumber :
  • Facebook/MotoGP

Sekilas, awal musim ini terasa mirip dengan musim lalu yang penuh frustrasi. 

Padahal, dalam tes pramusim, motor Ducati terbaru menunjukkan performa yang lebih cocok untuk juara dunia MotoGP dua kali tersebut dibandingkan motor musim sebelumnya.

Meski demikian, Bagnaia menolak larut dalam kekecewaan. Ia tampil tenang saat menghadapi media usai sprint race.

“Kalau saya lihat, selain sprint terakhir di Malaysia, saya sudah mengumpulkan lebih banyak poin hanya dalam satu balapan tahun ini dibandingkan lima balapan terakhir musim lalu digabungkan,” ujar Bagnaia.

Pembalap pabrikan Ducati itu meraih satu poin dari hasil finis kesembilan. Ia pun memilih fokus pada hal positif.

“Tahun ini saya ingin lebih fokus pada hal-hal positif, bukan seperti tahun lalu yang terlalu melihat sisi negatif,” tambahnya.

Pembalap asal Turin berusia 29 tahun itu menilai kegagalannya menerjemahkan performa apik pramusim menjadi hasil maksimal di Buriram disebabkan kondisi lintasan yang berbeda.

“Selama tes, lintasan menawarkan grip yang lebih baik, yang bisa saya manfaatkan dengan lebih optimal. Akhir pekan ini saya masih kesulitan dengan kondisinya,” jelasnya.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan kondisi saat ini menjadi kunci keberhasilan. Hal itu pula yang membuatnya tertinggal dari rombongan depan sejak awal pekan balap di Thailand.

Ia mencontohkan kemenangan sprint yang diraih Pedro Acosta bersama KTM sebagai bukti adaptasi yang lebih baik.

“Kondisinya berubah dibandingkan pekan lalu. Pedro dan tim KTM melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam beradaptasi,” kata Bagnaia.

Bagi Acosta dan tim KTM, hasil tersebut menjadi lompatan besar dari papan tengah langsung ke podium teratas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Bagnaia merasa masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam satu putaran cepat saat kualifikasi.

“Saya masih punya masalah saat masuk tikungan dalam flying lap, tetapi begitu saya berada di tengah beberapa pembalap lain, situasinya berubah. Saat balapan terasa lebih mudah,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT