News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terima Hukuman Penalti, Marc Marquez Sayangkan Keputusan Lambat Steward di Sprint Race MotoGP Thailand 2026

Marc Marquez kehilangan kemenangan di sprint race setelah mendapat penalti turun satu posisi akibat manuvernya terhadap Pedro Acosta.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 18:50 WIB
Marc Marquez dan Pedro Acosta saat duel sengit di sprint race MotoGP Thailand 2026
Sumber :
  • Reuters

Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez memulai musim MotoGP 2026 dengan finis kedua yang terasa pahit. 

Pembalap Ducati itu kehilangan kemenangan di sprint race setelah mendapat penalti turun satu posisi akibat manuvernya terhadap Pedro Acosta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Francesco Bagnaia di sesi tes pramusim MotoGP 2026
Francesco Bagnaia di sesi tes pramusim MotoGP 2026
Sumber :
  • Facebook/MotoGP

Dalam sesi kualifikasi, Marquez mengamankan posisi tengah di baris terdepan. 

Setelah beberapa kali melakukan kesalahan saat latihan start, motor Ducati miliknya justru melesat sempurna saat balapan dimulai. 

Ia menjadi yang pertama memasuki Tikungan 1 dan langsung mengontrol jalannya lomba, menggagalkan rencana Marco Bezzecchi yang ingin menjauh sejak awal dengan Aprilia.

Situasi makin menguntungkan ketika Bezzecchi terjatuh di lap kedua setelah terlalu agresif menyerang. Namun, Marquez tak bisa bernapas lega karena Acosta mampu menempel ketat dengan kecepatan yang sama.

“Saya tahu kecepatan Pedro. Pagi ini dia sudah mencatat pace yang sangat tinggi dengan ban medium, jadi jelas bagi saya dia juga bisa bertarung untuk kemenangan,” ujar Marquez.

Duel dua pembalap Spanyol itu pun menjadi tontonan menarik. Acosta terus melancarkan serangan, sementara Marquez beberapa kali melakukan serangan balik sukses. 

Ketika Acosta menyalip di lokasi yang tak biasa dengan dua lap tersisa, Marquez terpaksa membalas.

Manuver penentuan terjadi menjelang lap terakhir. Namun, stewards menilai aksi Marquez terlalu agresif dan menjatuhkan penalti satu posisi hanya sekitar satu kilometer sebelum finis. Kemenangan pun melayang.

Usai balapan, Marquez berbicara lugas tanpa kehilangan ketenangan. Ia mempertanyakan waktu pemberian penalti.

“Yang benar-benar tidak saya mengerti adalah kenapa saya baru menerima penalti setelah satu setengah menit? Kenapa tidak diberi tahu setelah Tikungan 3? Entah harus ada keputusan cepat atau ditunda sekalian. Kalau mau menggunakan penalti seperti ini, lakukan dengan benar!” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, keputusan yang lebih cepat akan memberinya kesempatan tambahan untuk merebut kembali posisi terdepan. Tentang manuvernya, Marquez membela diri.

“Dari sudut pandang saya, itu bersih dan tidak berbeda dengan yang dilakukan Pedro di lap-lap sebelumnya di titik itu yakni overtake normal dari sisi dalam," kata Marquez.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT