Media Italia Sebut Francesco Bagnaia Di Ambang Finalisasi Kontrak dengan Apirlia untuk MotoGP 2027
- Instagram/Francesco Bagnaia
Jakarta, tvOnenews.com - Francesco Bagnaia mencuri perhatian pada tes pramusim terakhir MotoGP 2027. Pada sesi pagi di hari pertama, Pecco -sapaan akrabnya- tampil menjanjikan dengan berada di jajaran depan.
Muncul teori yang cukup masuk akal. Pertama, Bagnaia kembali tampil lepas karena masa depannya sebagai pembalap tim pabrikan kini disebut-sebut sudah menemukan titik terang.

- MotoGP
Memang belum ada konfirmasi resmi. Namun, berbagai indikasi mengarah pada kesepakatan antara juara dunia MotoGP dua kali tersebut dengan tim pabrikan Aprilia Racing yang dipimpin Massimo Rivola.
Sumber yang mengetahui situasi ini menyebutkan bahwa Bagnaia sudah sangat dekat untuk menuntaskan kontrak yang akan membawanya ke tim asal Noale tersebut selama dua musim ke depan.
Ia diproyeksikan bertandem dengan rekan senegaranya sekaligus sahabat dekatnya, Marco Bezzecchi.
Jika terealisasi, duet ini berpotensi membentuk “dream team” Italia yang ditargetkan mampu memperkuat ambisi Aprilia dalam perebutan gelar juara dunia dalam beberapa musim mendatang.
Nama Bagnaia pertama kali dikaitkan dengan Aprilia setelah muncul kepastian bahwa Pedro Acosta akan menggantikannya di tim pabrikan Ducati Lenovo Team mulai 2027, berduet dengan Marc Marquez.
Rumor sempat mereda ketika Monster Energy Yamaha MotoGP dikabarkan mengajukan tawaran besar untuk memboyong Bagnaia.
Yamaha bahkan disebut ingin membentuk skuad berisi para juara dunia dengan memasangkan Bagnaia bersama Jorge Martin, menggantikan Alex Rins dan Fabio Quartararo yang dirumorkan merapat ke Honda.

- Instagram/Fabio Quartararo
Namun dalam beberapa hari terakhir, arah angin kembali berubah. Saat seluruh paddock MotoGP berkumpul di Buriram untuk tes pramusim terakhir sekaligus persiapan seri pembuka, media Italia melaporkan bahwa paket teknis Aprilia yang lebih kompetitif membuat Bagnaia mengurungkan niat menerima tawaran finansial Yamaha yang lebih besar.
Keputusan ini tidak terlalu mengejutkan mengingat musim 2025 menjadi periode yang berat bagi Bagnaia.
Ia kesulitan bersaing di tengah dominasi Marc Marquez dan harus menunggangi motor yang tidak pernah benar-benar membuatnya nyaman. Hasilnya, Bagnaia hanya mampu finis di posisi kelima klasemen akhir.
Load more