GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prosedur Start Baru F1 2026 Disebut Tak Aman, Max Verstappen Sindir Kekhawatiran Rival

Juara dunia empat kali, Max Verstappen, menyindir para rivalnya yang mengkhawatirkan aspek keselamatan pada prosedur start musim Formula 1 2026.
Jumat, 20 Februari 2026 - 15:03 WIB
Max Verstappen, Lando Norris dan Oscar Piastri
Sumber :
  • Facebook/F1

Jakarta, tvOnenews.com - Juara dunia empat kali, Max Verstappen, menyindir para rivalnya yang mengkhawatirkan aspek keselamatan pada prosedur start musim Formula 1 2026.

Sejumlah pembalap dan tim sebelumnya menyuarakan potensi kekacauan dan situasi berbahaya saat start balapan musim ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Max Verstappen, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 GP Abu Dhabi 2025
Max Verstappen, Lando Norris dan Oscar Piastri di F1 GP Abu Dhabi 2025
Sumber :
  • Reuters/Jakub Porzycki

Kekhawatiran itu muncul setelah dihapusnya sistem MGU-H, yang membuat pembalap harus menaikkan putaran mesin sekitar 10 detik untuk memutar turbo sebelum start dilakukan.

McLaren menjadi tim yang paling vokal menyampaikan kekhawatiran tersebut. Prinsipal tim, Andrea Stella, bahkan meminta perubahan aturan segera agar pembalap memiliki waktu lebih panjang untuk bersiap di grid sebelum start.

Menanggapi isu tersebut, badan pengatur F1, FIA, melakukan sejumlah eksperimen dengan penyesuaian waktu prosedur start sepanjang pekan kedua tes pramusim. 

Uji coba start kolektif pertama yang melibatkan 10 mobil digelar pada akhir sesi Rabu dan berlangsung tanpa kendala. Dalam konferensi pers FIA sebelum tes dilakukan, Verstappen justru menanggapi santai kekhawatiran tersebut.

“Anda seharusnya start dari pit lane jika merasa tidak aman. Anda tetap akan menyusul hingga Tikungan 4 untuk kembali ke barisan belakang,” kelakar Verstappen di laman Speedweek.

Sementara itu, Lewis Hamilton juga meredam isu keselamatan. Pembalap Ferrari tersebut menilai prosedur baru ini tidak berbahaya.

“Ini jelas tidak berbahaya. Saya pikir kita harus menghilangkan anggapan itu, karena ini hanya prosedur yang berbeda,” ujar Hamilton.

“Prosedurnya memang lebih lama dibanding sebelumnya. Jika sekarang lima lampu start dinyalakan, kami semua mungkin masih akan diam sedikit lebih lama ketika lampu padam.”

“Tapi Anda tetap bisa melaju meski turbo belum sepenuhnya berputar. Hanya saja mungkin mobil akan mengalami anti-stall beberapa kali. Jadi mungkin sistem anti-stall itu yang bisa menjadi potensi masalah bagi sebagian orang. Tapi saya tidak melihat ini sebagai sesuatu yang berbahaya.”

Ferrari disebut-sebut memiliki keuntungan dalam momen start berkat penggunaan turbo yang lebih kecil dibanding pabrikan lain, sehingga lebih cepat mencapai putaran optimal.

Pendapat serupa disampaikan Valtteri Bottas, yang musim ini membela Cadillac F1 Team dengan unit daya Ferrari.

“Sejujurnya, saya tidak merasa ini lebih berbahaya dari sebelumnya,” kata Bottas. “Perbedaan utamanya adalah kita harus menahan putaran mesin lebih lama.”

“Dan saya pikir kita perlu mencari solusi untuk itu, karena satu-satunya kekhawatiran saya adalah ketika Anda berada di belakang grid, lampu sudah mulai menyala sementara Anda belum punya cukup waktu untuk membuat turbo berputar sebelum lampu padam.”

“Itu jelas hanya menjadi masalah bagi pembalap di barisan belakang. Selain itu, saya rasa kita akan menemukan solusinya, dan saya tidak melihat adanya unsur bahaya hanya karena harus menahan putaran mesin lebih lama.”

Dengan berbagai uji coba yang terus dilakukan FIA, prosedur start F1 2026 masih akan terus dievaluasi sebelum musim resmi dimulai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sejumlah pembalap papan atas menilai perubahan ini lebih kepada adaptasi teknis ketimbang ancaman keselamatan serius.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT