Jorge Martin Ditangani Langsung Dokter Marc Marquez untuk Pulihkan Cedera Baru Jelang MotoGP 2026
- MotoGP
Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez mengatakan Jorge Martin sempat meminta sarannya terkait cedera bahu yang mereka alami menjelang akhir MotoGP 2025.
Kini, keduanya bahkan berada dalam penanganan dokter yang sama.

- MotoGP
Seperti diketahui, musim 2025 menjadi periode berat bagi Martin. Pembalap Aprilia itu mengalami tiga kecelakaan di awal tahun dengan sejumlah cedera serius, termasuk retak tulang scaphoid tangan kiri.
Setelah dinyatakan cukup pulih dan kembali ke lintasan, nasib buruk kembali menghampiri saat ia terjatuh di Seri Jepang, yang menyebabkan patah tulang bahu kanan.
Tak lama berselang, Marquez juga mengalami cedera serupa di bahu kanan usai tertabrak Marco Bezzecchi pada Seri Indonesia.
Meski Martin sempat tampil di Seri Valencia pada penghujung musim, rasa sakit dari cedera lamanya kembali muncul. Seluruh operasi awalnya dilakukan di Klinik Universitas Dexeus, Barcelona.
Dalam situasi itulah Martin menghubungi Marquez untuk meminta pandangan.
Marquez kemudian merekomendasikan dr. Ignacio Roger de Ona, dokter yang menanganinya dalam beberapa tahun terakhir di Rumah Sakit Internasional Ruber, Madrid.
"Jorge menelepon saya akhir musim untuk minta nasihat. Saya sarankan mengunjungi dokter yang mengoperasi ibu jari saya (pada 2023) dan bahu saya musim dingin lalu, dan saya memberikan detail kontak mereka kepadanya," ujar Marquez.

- Instagram/Marc Marquez
Setelah menjalani pemeriksaan, dr. Roger de Ona menyarankan Martin untuk menjalani operasi kedua pada scaphoid dan bahu kanannya.
Prosedur tersebut dilakukan pada Desember 2025, termasuk tindakan cangkok tulang panggul guna memperbaiki scaphoid.
Walau sempat dirahasiakan oleh Martin dan Aprilia, proses pemulihannya berjalan positif. Namun, ia tetap harus melewatkan tes pramusim pertama di Sepang pada 3–5 Februari 2026.
Kini, juara dunia dua kali itu telah mendapatkan lampu hijau dari tim dokter untuk mengikuti tes pramusim kedua bersama motor Aprilia RS-GP26 di Buriram, Thailand, pada 21–22 Februari 2026.
"Tes pertama saya akan dilakukan di Thailand untuk memahami proses pengembangan motor. Aprilia melakukan pekerjaan yang luar biasa. Akan sangat menarik untuk 100% siap dengan motor ini. Saya sangat menantikannya," ujarnya.
Load more