Berhasil Amankan Marco Bezzecchi, Aprilia Juga Buka Peluang Perpanjang Kontrak Jorge Martin hingga MotoGP 2028
- Aprilia Racing
Jakarta, tvOnenews.com - CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, belum menutup peluang untuk melanjutkan kerja sama dengan Jorge Martin hingga MotoGP 2027 dan 2028.
Meski demikian, ia mengakui bahwa Aprilia juga telah menyiapkan sejumlah opsi lain sebagai antisipasi.

- MotoGP
Aprilia sebelumnya bergerak cepat dengan mengamankan masa depan Marco Bezzecchi lewat perpanjangan kontrak.
Langkah tersebut diambil setelah Bezzecchi tampil impresif sepanjang musim lalu dan menunjukkan performa yang konsisten.
Sementara itu, posisi Jorge Martin masih berada dalam tahap evaluasi.
Pembalap berjuluk Martinator itu memang sempat absen di 14 seri pada musim lalu akibat rentetan kecelakaan dan cedera, sehingga Aprilia belum sepenuhnya bisa menilai performanya bersama RS-GP.
Rivola menjelaskan bahwa keputusan memprioritaskan Bezzecchi diambil karena kontribusi nyata sang pembalap terhadap tim.
"Marco prioritas kami, dan bagus kami menetapkan prioritas nomor satu. Dia pantas mendapatkannya, dia menunjukkan komitmen kepada perusahaan, kepada tim, kepada performa motor," ujar Rivola.
Ia menambahkan, setelah menetapkan prioritas tersebut, Aprilia kini memiliki ruang untuk memantau dinamika bursa pembalap.
"Jadi, ini kombinasi yang sempurna. Hal baiknya adalah setelah kami menetapkan prioritas kami, kami punya waktu untuk memeriksa 'pasar pembalap' dan kita akan lihat-lihat," lanjutnya.
Dalam dua pekan terakhir, nama Martin kembali mencuat seiring rumor pendekatan dari Monster Energy Yamaha.
Rivola pun mengakui bahwa peluang memperpanjang kontrak pembalap Spanyol itu tetap terbuka, meski prosesnya tidak sederhana.
Menurut Rivola, Aprilia masih ingin melihat potensi terbaik Martin di atas RS-GP, mengingat ia hanya sempat menunggangi motor tersebut dalam beberapa kesempatan musim lalu.
"Tentu saja, kami belum melihat bakat Jorge. Jadi, saya sangat penasaran untuk melihatnya. Aprilia tidak pernah tidur, jadi ada Rencana B, Rencana C, dan Rencana D. Jadi, ini masih terlalu dini," tuturnya.
Ia menegaskan bahwa arah tim akan sangat ditentukan oleh performa motor dan pembalap di lintasan.
"Prioritas sudah ditetapkan. Jika dapat menunjukkan bahwa kami dapat membuat motor yang cepat, mungkin Rencana B lebih mudah daripada Rencana Z," pungkas mantan Sporting Director Scuderia Ferrari di Formula 1 tersebut.
Load more