Manajer Ducati Tahan Bicara Soal Pedro Acosta, Tapi Sebut Calon Juara Dunia
- MotoGP
Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, memilih enggan menanggapi rumor soal kemungkinan Pedro Acosta bergabung ke tim pabrikan untuk MotoGP 2027, meski ia tak menampik bakat besar yang dimiliki rider asal Spanyol itu.
Kontrak Marc Marquez dan Pecco Bagnaia akan habis pada akhir musim ini. Marquez disebut sudah mendekati kesepakatan perpanjangan kontrak, sementara masa depan Bagnaia masih menjadi teka-teki.
Nama Acosta pun muncul sebagai kandidat pengganti Bagnaia, terutama setelah rumor yang mengaitkan Bagnaia dengan Monster Energy Yamaha dan Aprilia Racing. Bahkan, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, yakin Acosta dan Ducati telah mencapai kesepakatan verbal.
Dalam wawancara dengan Motorsport.com, Sabtu (24/1/2026), Tardozzi menolak membahas rumor transfer Acosta. Namun, ia memuji kemampuan sang pembalap muda.
"Jelas bahwa Pedro, dari apa yang ia tunjukkan di Rookies Cup, Moto3, dan Moto2, membuat kita berpikir bahwa ia calon juara dunia MotoGP di masa depan," ujar Tardozzi.
“Bukan hanya saya yang berpikir demikian, semua orang juga mengakui hal itu. Di usia 21 tahun, Acosta adalah salah satu masa depan MotoGP, sama seperti Fermin Aldeguer dan pembalap muda lain dari Moto3 atau Moto2,” tambahnya.
Sebelumnya, Acosta sempat dikabarkan ingin bergabung dengan Ducati melalui tim satelit Pertamina Enduro VR46, yang diasuh oleh Valentino Rossi. Albert Valera, manajer pribadi Acosta, mengakui rumor itu, tapi menegaskan prioritas sang pembalap tetap berada di tim pabrikan.
“Ada peluang di banyak tim. Apakah VR46 opsi? Ya. Ducati dan Aprilia punya motor terbaik, jadi bisa jadi pilihan. Tapi jelas, tujuan utama kami adalah berada di tim pabrikan, baik Ducati maupun pabrikan lain,” jelas Valera.
“Jika itu tidak terjadi, tentu kami punya rencana B atau C. Meski begitu, fokus utama tetap mendapatkan tempat di tim pabrikan,” tutup Valera.
Load more