GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sergio Perez Kenang Masa-masa Penuh Tekanan di Red Bull, Sebut Segala yang Ia Lakukan Selalu Menjadi Masalah

Sergio Perez akhirnya bicara terbuka soal pengalamannya selama membela Red Bull di F1 yang menurutnya penuh tekanan dan dinamika internal.
Selasa, 6 Januari 2026 - 14:40 WIB
Sergio Perez saat di Tim Red Bull Racing
Sumber :
  • Facebook/schecoperez

tvOnenews.com - Sergio Perez akhirnya bicara terbuka soal pengalamannya selama membela Red Bull di F1 yang menurutnya penuh tekanan dan dinamika internal.

Mantan pembalap Red Bull itu mengakui hampir semua yang ia lakukan di tim selalu dianggap sebagai masalah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Termasuk saat dirinya tampil kompetitif melawan Max Verstappen saat balapan.

Sergio Perez memperlihatkan helm hadiah yang ia terima dari mantan rekan setimnya, Max Verstappen, pada awal tahun ini.
Sergio Perez memperlihatkan helm hadiah yang ia terima dari mantan rekan setimnya, Max Verstappen, pada awal tahun ini.
Sumber :
  • Instagram/Red Bull Racing

Perez bergabung dengan Red Bull pada musim 2021 setelah masa depan kariernya sempat diragukan meski meraih kemenangan perdana di Bahrain.

Pada musim debutnya, Perez memang kesulitan menandingi Verstappen, tetapi tetap mempersembahkan kemenangan dan finis keempat klasemen akhir.

Performa Perez membaik pada 2022 dengan dua kemenangan dan posisi ketiga klasemen dunia, sebelum menjadi runner-up pada musim 2023.

Namun, performa yang menurun pada 2024, dengan hanya empat podium, membuat Perez akhirnya kehilangan kursinya di Red Bull.

Dalam wawancara bersama podcast Cracked, Perez mengungkapkan tekanan besar yang ia rasakan di internal tim Red Bull saat itu.

“Semuanya, hampir semuanya,” kata Perez.

“Di Red Bull, semuanya menjadi masalah. Jika saya sangat cepat, itu tetap menjadi masalah," lanjutnya.

Perez menilai situasi tersebut menciptakan atmosfer tegang, baik saat ia lebih cepat maupun lebih lambat dari Verstappen.

Sergio Perez saat di Tim Red Bull Racing
Sergio Perez saat di Tim Red Bull Racing
Sumber :
  • Facebook/schecoperez

“Jika saya lebih cepat dari Max, itu menjadi masalah. Jika saya lebih lambat dari Max, itu juga menjadi masalah,” ujarnya.

Ia mengaku banyak belajar dari kondisi tersebut dan memilih memaksimalkan peluang tanpa terus mengeluh.

Perez juga menilai publik kerap lupa betapa sulitnya menjadi rekan setim Verstappen di Red Bull.

“Karena menjadi rekan satu tim Max di Red Bull adalah pekerjaan terbaik dan terburuk di F1,” ungkap Perez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah meninggalkan Red Bull, Perez dijadwalkan kembali ke Formula 1 bersama Cadillac pada musim F1 2026.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT