News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Realistis Jelang Musim Baru, Marc Marquez Tak Yakin Bisa Ulangi Dominasi di MotoGP 2026

Marc Marquez mengakui dirinya belum tentu mampu mengulang dominasi luar biasa yang ia tunjukkan di MotoGP 2025 saat memasuki musim 2026. 
Rabu, 31 Desember 2025 - 21:17 WIB
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez
Sumber :
  • REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Jakarta, tvOnenews.com - Marc Marquez mengakui dirinya belum tentu mampu mengulang dominasi luar biasa yang ia tunjukkan di MotoGP 2025 saat memasuki musim 2026. 

Meski Ducati Desmosedici tampil sebagai motor paling kompetitif musim lalu, sang juara dunia menilai situasi musim depan akan jauh lebih menantang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez kencang dirumorkan tinggalkan Ducati di akhir MotoGP 2026.
Marc Marquez kencang dirumorkan tinggalkan Ducati di akhir MotoGP 2026.
Sumber :
  • Instagram/Marc Marquez

Kepindahan Marquez ke tim pabrikan Ducati pada 2025 sempat memunculkan ekspektasi besar. 

Namun, apa yang ia perlihatkan di lintasan justru melampaui banyak prediksi. Sejak seri pembuka, pembalap berjuluk The Baby Alien itu tampil nyaris tanpa cela hingga menutup musim dengan performa dominan.

Sepanjang MotoGP 2025, Marquez mencatatkan rekor impresif dengan meraih 11 kemenangan balapan utama dan 14 kemenangan sprint. 

Ia bahkan sudah memastikan gelar juara dunia saat kalender masih menyisakan lima seri, sebuah pencapaian yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

“Sejujurnya, saya tidak pernah membayangkan bisa menjalani musim sefantastis ini,” ujar Marquez, dikutip dari Crash.

Ia menegaskan bahwa target awalnya memang membidik gelar juara dunia. Namun, cara ia meraih titel tersebut jauh melampaui ekspektasinya.

“Saya memang mengatakan sejak awal ingin memperjuangkan gelar, tetapi bukan dengan skenario seperti ini,” kata kakak Alex Marquez tersebut.

Dengan capaian luar biasa di 2025, Marquez otomatis kembali difavoritkan dalam perburuan gelar MotoGP 2026. Meski demikian, ia menilai mempertahankan tingkat dominasi yang sama akan menjadi tantangan berat.

Marquez menyoroti format MotoGP saat ini yang semakin kompleks. 
Kehadiran sprint race di setiap akhir pekan membuka peluang meraih banyak poin, tetapi juga meningkatkan risiko kehilangan poin jika melakukan kesalahan kecil.

“Menurut saya, hampir mustahil mengulang musim seperti ini. Ada terlalu banyak poin yang diperebutkan setiap akhir pekan, dan menjaga konsistensi di level tersebut sangat sulit,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau mengakui sempat melakukan beberapa kesalahan sepanjang musim, Marquez tetap menilai 2025 sebagai tahun yang sangat solid bagi dirinya dan Ducati.

“Kami menjalani musim yang luar biasa dan mampu memenangkan banyak balapan, meskipun tidak semuanya berjalan sempurna,” tutup Marquez.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT