News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika Aturan Emisi Makin Ketat, Bengkel Lokal Jadi Ruang Adaptasi Baru Motor Karbu

Menjelang penerapan uji emisi yang lebih ketat di akhir tahun 2025, pemandangan berbeda tampak di sejumlah bengkel yang terbiasa menangani motor harian
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 14 Desember 2025 - 11:09 WIB
Ilustrasi Bengkel
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - Menjelang penerapan uji emisi yang lebih ketat di akhir tahun 2025, pemandangan berbeda tampak di sejumlah bengkel yang terbiasa menangani motor harian. Kekhawatiran para pemilik motor karburator terhadap regulasi baru membuat banyak dari mereka mulai mencari cara agar kendaraan tidak hanya lolos tes, tetapi juga lebih efisien dan ramah lingkungan.

Salah satu yang merasakan perubahan itu ialah Johan Garage, sebuah bengkel kecil di Bekasi yang kini banyak didatangi pemilik motor untuk melakukan konversi karburator ke injeksi. Di bengkel inilah, transisi teknologi yang selama ini dianggap sebagai “urusan pabrikan” mulai dipahami dan dipraktikkan oleh pengguna motor sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Motor-motor yang datang memiliki cerita serupa: konsumsi bahan bakar yang boros, emisi gas buang yang berlebihan, dan kekhawatiran gagal uji emisi. Namun, ketakutan itu berubah menjadi rasa ingin tahu ketika mereka mendengar bahwa sebuah bengkel lokal menawarkan pendekatan baru untuk menyempurnakan pembakaran mesin.

Muhammad Farhan, CEO Johan Garage, menyebut bahwa transisi ini menunjukkan perubahan pola pikir pengguna motor. Mereka tidak lagi sekadar memperbaiki mesin ketika rusak, tetapi mulai memikirkan bagaimana kendaraan mereka bisa lebih efisien dan sesuai dengan standar teknologi masa kini.

“Banyak motor boros datang menjelang uji emisi. Dengan diubah ke injeksi, pembakaran jadi lebih presisi, lebih bersih, dan emisinya terkontrol. Bahan bakar juga bisa diatur, apakah mau hemat atau lebih bertenaga,” ujar Farhan.

Konversi injeksi yang dilakukan bengkel ini tidak hanya memasang perangkat elektronik baru. Setiap motor melewati proses penyetelan AFR melalui dyno untuk memastikan bahwa pembakaran berlangsung pada komposisi terbaiknya. Grafik dyno membantu teknisi membaca karakter mesin secara detail, sebuah pendekatan yang jarang dilakukan di bengkel-bengkel kecil.

Menurut Farhan, teknologi karburator memang memiliki keterbatasan bawaan. Pengaturannya sensitif terhadap perubahan suhu dan kondisi mesin, sehingga pembakaran sering kali tidak konsisten. Dalam konteks uji emisi, inkonsistensi itu dapat berujung pada kegagalan tes. Sistem injeksi, sebaliknya, memberi ruang lebih besar untuk adaptasi dan penyesuaian.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT