News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kehilangan Kursi Red Bull dan Tak Lagi Jadi Tandem Max Verstappen di F1 Musim Depan, Yuki Tsunoda: Saya Belum Selesai!

Awal pekan ini, Red Bull resmi mengumumkan susunan pembalap mereka untuk gelaran F1 2026 mendatang.
Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:20 WIB
Yuki Tsunoda di Red Bull
Sumber :
  • F1

tvOnenews.com - Awal pekan ini, Red Bull resmi mengumumkan susunan pembalap mereka untuk gelaran F1 2026 mendatang.

Isack Hadjar dipilih menjadi tandem baru Max Verstappen, sementara Racing Bulls memastikan Liam Lawson tetap bertahan dan Arvid Lindblad naik dari program junior.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut membuat Yuki Tsunoda aka pada F1 2026, lima tahun sejak debutnya di Formula 1 pada tahun 2021 bersama AlphaTauri.

Yuki Tsunoda di Red Bull
Yuki Tsunoda di Red Bull
Sumber :
  • F1

Perjalanan Tsunoda sendiri cukup panjang, terutama setelah melewati musim rookie yang penuh insiden namun tetap mampu mempertahankan kursinya hingga 2022.

Sejak itu, Tsunoda menjadi tolok ukur bagi Red Bull untuk menilai pembalap lain. Ia berhasil mengungguli Nyck de Vries dan Daniel Ricciardo, bahkan tetap kompetitif ketika Lawson memberi tekanan lebih besar.

Meskipun tampil sebagai pembalap Red Bull terbaik setelah Verstappen pada 2024, peluang promosi langsung tidak datang sebagaimana ekspektasi publik.

Situasi berubah di awal musim 2025 ketika Red Bull menggantikan Lawson dengan Tsunoda setelah dua balapan.

Namun kesempatan besar itu tak berjalan mulus. Seperti beberapa pendahulunya, Tsunoda kesulitan mendekati performa Verstappen, meski peningkatannya terlihat jelas pada beberapa seri terakhir seiring paket peningkatan yang lebih setara.

Keputusan Red Bull yang diumumkan di akhir musim membuat Tsunoda kehilangan waktu untuk menjajaki peluang dengan tim lain.

Pembalap Red Bull, Yuki Tsunoda
Pembalap Red Bull, Yuki Tsunoda
Sumber :
  • Facebook/F1

Alpine dan Cadillac sebenarnya sempat memiliki kursi lowong, tetapi sudah menetapkan susunan pembalap lebih awal.

Meski begitu, Tsunoda masih akan bertahan bersama Red Bull sebagai pembalap tes dan cadangan.

Yuki Tsunoda menunjukkan sikap positif melalui unggahan di media sosial pribadinya.

"Saya belum selesai," tulisnya.

"Mengetahui bahwa saya tidak akan mendapatkan kursi balap pada tahun 2026 sangatlah sulit, tetapi saya bertekad untuk bekerja lebih keras dari sebelumnya… dan membuktikan bahwa saya layak mendapatkan tempat di grid." tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tsunoda menegaskan bahwa kemunduran ini bukan akhir.

"Hidup ini penuh dengan kemunduran, dan ini adalah milik saya. Itu tidak akan menghalangi saya untuk menjadi pembalap F1 terbaik yang saya bisa." tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT