News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Carlos Sainz Bawa William Naik Podium di F1 GP Qatar 2025, Legenda Formula 1 Wanti-wanti Tim Lain untuk Mewaspadainya

Williams kembali menjadi sorotan setelah tampil konsisten sepanjang paruh kedua musim F1 2025.
Kamis, 4 Desember 2025 - 19:32 WIB
Pembalap Williams Racing, Carlos Sainz Jr
Sumber :
  • Instagram.com/williamsracing

tvOnenews.com - Williams kembali menjadi sorotan setelah tampil konsisten sepanjang paruh kedua musim F1 2025.

Podium ketiga yang diraih Carlos Sainz di F1 GP Qatar menegaskan kebangkitan tim legendaris tersebut di bawah komando James Vowles.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keberhasilan itu sekaligus memastikan Williams mengunci posisi kelima dalam klasemen konstruktor, pencapaian terbaik mereka sejak 2017.

Pembalap Williams Racing, Carlos Sainz Jr
Pembalap Williams Racing, Carlos Sainz Jr
Sumber :
  • Instagram.com/williamsracing

Sainz sendiri sudah dua kali naik podium musim ini, dimulai dari keberhasilannya di Azerbaijan sebelum kembali tampil kuat di Lusail.

Performa stabil ini hadir meskipun Williams menghentikan pengembangan mobil lebih awal.

Tim tetap mampu mempertahankan jarak dari para rival lini tengah dan menjaga momentum sampai akhir musim.

Legenda F1, Juan Pablo Montoya, menilai perkembangan Williams tidak boleh dipandang remeh.

Ia melihat transformasi besar yang terjadi di bawah tangan Vowles, yang pernah menjadi bagian penting era dominan Mercedes.

"Dia mengerti bahwa itu akan membutuhkan waktu. Dia mengerti dan tim pun mengerti, dan mereka sangat senang memilikinya di tim sehingga mereka tahu itu sebuah nilai tambah," kata Montoya.

Menurutnya, pendekatan Vowles semakin membuat Williams bekerja seperti struktur profesional tingkat atas.

"Semuanya harus tepat. Semua tempat yang tepat, semua eksekusi yang tepat, seperti semua yang mereka lakukan. Jika mereka punya mobil yang kompetitif tahun depan, Anda harus berhati-hati dengan Williams." lanjutnya.

Meski demikian, Vowles menegaskan timnya masih memiliki perjalanan panjang untuk kembali bersaing memperebutkan gelar dunia.

Williams terakhir kali merasakan kejayaan besar pada era Jacques Villeneuve di akhir 1990-an, dan belum mampu menantang kemenangan secara konsisten sejak awal 2000-an.

“Secara matematis sudah selesai sekarang,” ucap Vowles.

“Kami masih di sini untuk memenangkan kejuaraan. Kami masih jauh dari itu, sangat jauh. Tapi setidaknya sekarang kerja keras kami mulai membuahkan hasil.” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan unit daya Mercedes yang diprediksi semakin kuat pada regulasi 2026, Williams berpeluang mengambil langkah besar lainnya dalam pembangunan kembali mereka.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT