News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mauro Grassili Dengan Tegas Sebut Marc Marquez Tidak Mungkin jadi Juara MotoGP 2025 Tanpa Ducati

MotoGP Jepang 2025 akhir pekan kemarin menjadi momen yang sangat spesial untuk rider Ducati, Marc Marquez.
Kamis, 2 Oktober 2025 - 12:45 WIB
Marc Marquez dan tim Ducati
Sumber :
  • Reuters

tvOnenews.com - MotoGP Jepang 2025 akhir pekan kemarin menjadi momen yang sangat spesial untuk rider Ducati, Marc Marquez.

Bagaimana tidak, Marc Marquez berhasil membuat MotoGP Jepang menjadi momen bersejarah untuknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marc Marquez akhirnya kembali meraih gelar juara dunia MotoGP setelah lima musim puasa gelar.

Marc Marquez dan tim Ducati
Marc Marquez dan tim Ducati
Sumber :
  • Reuters

 

Sejak terakhir kali juara pada 2019, Marquez meninggalkan Honda dan memilih Ducati. Keputusan besar itu ia ambil pada akhir 2023.

Setelah sempat memperkuat Gresini, Marquez akhirnya mendapat tempat di tim pabrikan Ducati musim 2025. Hasilnya sungguh luar biasa sepanjang tahun ini.

Marquez sukses mendominasi dengan merebut 11 kemenangan Grand Prix serta 14 kemenangan Sprint dari total 17 seri yang sudah berlangsung musim ini.

Mauro Grassilli, petinggi Ducati, menyebut performa Marquez di musim ini adalah yang terbaik sepanjang kariernya sejak naik ke kelas premier MotoGP.

"Saya pikir begitu," ujarnya dikutip dari laman Crash.net. 

“Karena melihatnya di sepeda merah itu seperti pahlawan super. Itu adalah musim terbaik untuk Marc.” lanjutnya.

Masuknya Marquez ke tim pabrikan Ducati membuat Ducati harus merelakan Jorge Martin yang sebelumnya sempat menjadi pilihan utama.

Namun Grassilli menilai keputusan tersebut sangat tepat.

“Kami membuat pilihan yang sangat bagus dan kami sangat bangga. Senang memilikinya di dalam kotak,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tanpa Ducati, Marquez tidak akan mampu merebut gelar dunia MotoGP musim ini, bahkan mungkin masih kesulitan di papan bawah.

"Saya pikir Ducati adalah bagian dari kisah indah ini. Tanpa Ducati, dia masih akan berada di Honda di grid belakang." ucap Grassilli.

Menurutnya, kombinasi Marquez dan Ducati menjadi kunci keberhasilan.

“Marc adalah juara dunia, tetapi berkat Ducati dia juara dunia,” tegas Grassilli.

Ia juga menambahkan Ducati kini menargetkan gelar kelima beruntun di MotoGP. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi kami harus sangat berhati-hati musim depan,” pungkasnya.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT