News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks Bos Haas Sebut Sebagian Orang di Ferrari PAsti Menyesal Ganti Carlos Sainz dengan Lewis Hamilton di F1 2025

Guenther Steiner menilai ada sebagian orang di Ferrari yang mungkin menyesali keputusan melepas Carlos Sainz demi kedatangan Lewis Hamilton musim ini.
Selasa, 30 September 2025 - 20:40 WIB
Carlos Sainz
Sumber :
  • Facebook/F1

tvOnenews.com - Guenther Steiner menilai ada sebagian orang di Ferrari yang mungkin menyesali keputusan melepas Carlos Sainz demi kedatangan Lewis Hamilton musim ini.

Komentar Steiner muncul setelah penampilan kontras di F1 GP Azerbaijan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ferrari hanya finis kedelapan lewat Hamilton dan kesembilan lewat Charles Leclerc, sementara Sainz naik podium bersama Williams.

Kepala Tim Ferrari, Fred Vasseur
Kepala Tim Ferrari, Fred Vasseur
Sumber :
  • HO-Formula 1/Antara

 

Sainz, yang meraih empat kemenangan bersama Ferrari, kehilangan kursinya akhir 2024 setelah tim memilih Hamilton sebagai pembalap baru mulai musim 2025.

Meski begitu, pembalap Spanyol tersebut langsung menunjukkan kualitasnya bersama Williams dengan mengamankan posisi ketiga, podium pertamanya sejak meninggalkan tim merah.

"Saya rasa beberapa orang di tim melakukannya," kata Steiner kepada podcast The Red Flags.

Menurut Steiner, manajemen Ferrari tak akan mengakuinya, tetapi situasi di Baku menunjukkan betapa berharganya Sainz bagi tim sebelumnya.

“Carlos Sainz, sekarang bersama Williams, finis di posisi ketiga, jadi menurut saya, orang yang merasa paling baik tentang hal itu adalah Carlos Sainz,” lanjutnya.

Carlos Sainz
Carlos Sainz
Sumber :
  • Facebook/F1

 

Dalam diskusi podcast yang sama, Steiner juga ditanya apakah keputusan Ferrari mendatangkan Hamilton bisa dianggap tepat setelah hasil buruk di awal musim.

“Maksudku, Carlos melakukan pekerjaan dengan baik.” Kata Steiner

Ia menilai Ferrari kini menghadapi risiko lebih besar dengan Hamilton, yang membawa ekspektasi tinggi dan potensi gangguan internal ketika hasil tak sesuai harapan.

“Mereka sudah punya pemain mumpuni dengan Carlos. Lewis jelas hebat, tapi apakah investasinya sepadan? Mungkin tidak,” ucap Steiner.

Ia juga menyinggung biaya besar yang harus dikeluarkan Ferrari untuk mendatangkan Hamilton dibanding mempertahankan Sainz.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hamilton sendiri belum meraih podium dari 17 balapan perdananya bersama Ferrari, bahkan kalah bersaing dari rekan setimnya, Charles Leclerc.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT