News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marc Marquez Santai Hadapi Motegi, Juara Dunia MotoGP 2025 Tinggal Menunggu Waktu

Pembalap Ducati, Marc Marquez, menegaskan tidak ada tekanan besar meski berpeluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 di Sirkuit Motegi, Jepang, akhir pekan ini.
Jumat, 26 September 2025 - 05:23 WIB
Marc Marquez Santai Hadapi Motegi, Juara Dunia MotoGP 2025 Tinggal Menunggu Waktu
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Ducati, Marc Marquez, menegaskan tidak ada tekanan besar meski berpeluang mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 di Sirkuit Motegi, Jepang, akhir pekan ini.

Marquez saat ini memimpin klasemen dengan 512 poin, unggul jauh 182 angka dari adiknya, Alex Marquez, yang menjadi pesaing terdekat. Untuk memastikan gelar, ia hanya perlu memperlebar selisih poin menjadi 185.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau tidak di sini, kami masih punya lima peluang lagi di depan,” ujar Marquez dikutip dari laman Crash, Jumat (26/9/2025).

Jika gagal memastikan gelar di Motegi, Marquez bisa menuntaskannya di seri-seri berikut, termasuk di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Indonesia, awal Oktober nanti.

Performa Marquez musim ini memang luar biasa. Setelah musim lalu menunggangi motor satelit Gresini, kini bersama tim pabrikan Ducati ia meraih 11 kemenangan balapan utama serta 14 sprint.

Dengan total 512 poin yang sudah dikumpulkan, hampir tak ada yang meragukan gelar juara dunia ketujuh MotoGP, atau kesembilan di semua kelas, bakal menjadi miliknya tahun ini.

Kenangan Indah di Jepang

Motegi sendiri menyimpan kenangan spesial bagi Marquez. Tiga kali ia merayakan gelar juara dunia di sana, yakni pada 2014, 2016, dan 2018 ketika masih bersama Honda.

Jika kembali berhasil, ia akan mencatatkan gelar juara dunia MotoGP ketujuh, menambah koleksi dua titel lain di kelas 125cc (2010) dan Moto2 (2012).

Menjelang balapan, muncul kabar bahwa Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP meminta media Jepang hanya menyebut Marquez tujuh kali juara dunia jika ia mengamankan gelar di Motegi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unggahan resmi MotoGP di media sosial juga hanya menyinggung tujuh gelar juara, meski Marquez sejatinya sudah mengoleksi delapan titel dari berbagai kelas.

Menanggapi hal itu, Marquez memilih tenang. “Hal itu tidak dalam kendali saya. Tentu saja angka-angka itu sangat penting,” ujarnya.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT