News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelar Juara Dunia MotoGP 2025 di Depan Mata, Marc Marquez Manfaatkan Uji Coba Misano untuk Kembangkan Motor Musim Depan

Rider asal Spanyol milik tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, semakin dekat dengan gelar juara dunia MotoGP 2025.
Rabu, 17 September 2025 - 15:05 WIB
Marc Marquez
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Rider asal Spanyol milik tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, semakin dekat dengan gelar juara dunia MotoGP 2025

Apa lagi Marc Marquez berhasil memenangkan MotoGP San Marino 2025 di Sirkuit Misano akhir pekan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenangan itu membuat Marc Marquez bisa memastikan gelar lebih cepat di Motegi, Jepang pada pekan depan.

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • Instagram.com/ducaticorse

 

Dengan koleksi 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan Sprint, posisinya di klasemen sangat aman.

Alih-alih hanya memikirkan keuntungan jangka pendek, Marquez kini sudah mulai menatap ke musim 2026. 

Tes Misano yang berlangsung sejak hari Senin kemarin dimanfaatkannya untuk mengembangkan motor Ducati untuk musim depan.

"Hari itu panjang sekali. Setelah balapan berat kemarin, kondisi tubuh saya belum 100%, jadi kami memutuskan untuk berhenti sedikit lebih awal," ujar Marquez kepada Sky Italia.

Pembalap asal Spanyol itu mengaku menguji sejumlah komponen baru. Mulai dari fairing hingga lengan ayun, semua dicoba untuk mencari arah pengembangan terbaik.

Marc Marquez
Marc Marquez
Sumber :
  • ANTARA

 

“Saya menguji ulang beberapa hal, seperti fairing dan beberapa lengan ayun, dengan berbagai modifikasi yang membantu kami memahami mana yang lebih baik dan mana yang lebih buruk," terang Marquez.

“Kami bekerja seperti ini untuk memahami arah yang harus diambil untuk masa depan dan untuk tiba di tes Valencia selangkah lebih maju,” lanjutnya.

Hasil tes menempatkan Marquez di posisi keenam secara keseluruhan. Catatan tercepat justru dicetak Pedro Acosta dari KTM.

“Kami lebih fokus pada bagian belakang motor daripada bagian depan, karena cukup sulit untuk memahami berbagai hal dengan cengkeraman super tinggi seperti yang kita miliki saat ini,” tambahnya.

Mengenai perbedaan fairing, Marquez menyebut keduanya sama-sama efektif meski karakteristiknya berbeda. Satu lebih unggul di tikungan, sementara lainnya lebih stabil saat pengereman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, juga ikut mencoba banyak hal di Misano. Ia finis kedelapan setelah eksperimen pada distribusi bobot GP25.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT