GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Casey Stoner Akhirnya Ungkap Faktor yang Membuat Motor dari Pabrikan Jepang Kini Kalah Bersaing di MotoGP

Legenda MotoGP, Casey Stoner, mengungkap alasan utama mengapa pabrikan Jepang seperti Honda dan Yamaha saat ini tertinggal dibandingkan tim Eropa.
Selasa, 16 September 2025 - 16:57 WIB
Casey Stoner dengan Motor Repsol Honda
Sumber :
  • Facebook/Casey Stoner

tvOnenews.com - Legenda MotoGP, Casey Stoner, mengungkap alasan utama mengapa pabrikan Jepang seperti Honda dan Yamaha saat ini tertinggal dibandingkan tim Eropa

Tanpa keraguan, Casey Stoner menyebut kalau pabrikan motor Jepang tertinggal karena mereka menyepelekan soal aerodinamika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Casey Stoner menilai titik baliknya terjadi pada tahun 2017 silam.

Casey Stoner dengan Motor Repsol Honda
Casey Stoner dengan Motor Repsol Honda
Sumber :
  • Facebook/Casey Stoner

 

Saat itu, Jepang dianggap kurang serius mengembangkan teknologi sayap, berbeda dengan Ducati yang justru agresif.

Ducati memulai revolusi aerodinamika sejak 2015, lalu meningkat di 2016. Ketika regulasi baru hadir 2017, pabrikan Eropa tetap bisa beradaptasi.

Namun Honda dan Yamaha justru memilih pendekatan sederhana. Mereka hanya memperlebar fairing utama, bukan menciptakan desain pod winglet yang lebih efektif.

“Ini sulit bagi pabrik-pabrik Jepang,” kata Casey Stoner kepada MotoGP.

“Kita sudah melihatnya bertahun-tahun lalu, ketika aturannya hampir diterapkan, saya yakin mereka, Honda dan bahkan Yamaha telah mengembangkan motor tanpa aerodinamika dan hal-hal semacam itu; lalu aturannya runtuh dan menghilang, lalu muncul lagi tahun berikutnya dan semua motor masih menggunakan winglet.” lanjutnya.

Menurut Stoner, hal itu itu membuat Honda dan Yamaha kini harus bekerja keras mengejar ketertinggalan. 

Casey Stoner
Casey Stoner
Sumber :
  • Instagram official_cs27

 

Padahal, pengembangan aerodinamika membutuhkan biaya besar dan waktu panjang.

“Saya tidak tahu berapa banyak yang ingin mereka investasikan, saya kira, untuk kembali naik ke grid, karena itu adalah investasi besar, terutama untuk aerodinamika, karena dari situlah biaya utamanya berasal,” tambah Stoner.

Meski begitu, Stoner melihat ada tanda kebangkitan. Honda dinilai mulai menunjukkan progres, sementara Yamaha masih kesulitan bersaing di papan atas.

Stoner sendiri sempat mengunjungi garasi Honda di Misano. Ia mengaku senang bisa kembali melihat tim yang pernah memberinya gelar dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya punya banyak waktu untuk semua orang di bengkel Honda, saya menjalani beberapa tahun yang fantastis di sana dan masih menganggap mereka sebagai keluarga,” ujarnya.

Komentar Stoner ini memperlihatkan betapa krusialnya investasi aerodinamika di MotoGP modern.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT