News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hanya Finis P4 di Kandang KTM, Pedro Acosta Akui Menahan Diri untuk Naik Podium saat MotoGP Austria 2025

Rider KTM Tech3, Pedro Acosta, mengaku senang dirinya bisa menahan ego untuk meraih podium pada gelaran MotoGP Austria 2025.
Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:25 WIB
Rider KTM, Pedro Acosta
Sumber :
  • MotoGP

tvOnenews.com - Rider KTM Tech3, Pedro Acosta, mengaku senang dirinya bisa menahan ego untuk meraih podium pada gelaran MotoGP Austria 2025.

Pedro Acosta mengaku dirinya memilih untuk tak memaksakan meraih podium dan finis di posisi keempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski balapan di Red Bull Ring terasa spesial baginya karena merupakan kandang KTM, tim yang ia bela sejak menembus kelas utama MotoGP, tapi Acosta memilih untuk bermain aman.

Rider KTM, Pedro Acosta
Rider KTM, Pedro Acosta
Sumber :
  • MotoGP

 

Pada balapan utama, Acosta sempat menempati posisi tiga besar setelah menyalip Francesco Bagnaia di lap ke-18 sebelum akhirnya disalip, Fermin Aldeguer.

Alih-alih memaksakan diri, Acosta memilih menjaga ritme balapan dan membawa pulang motor RC16 dengan aman tanpa risiko tambahan yang bisa merugikan poinnya.

“Sejujurnya, jika hari ini adalah hari biasa dalam hidup Pedro Acosta, saya akan mengirim motor ke gravel,” ujarnya sambil tersenyum.

“Karena saya akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih podium.” sambungnya.

Namun, Pedro Acosta sadar pentingnya konsistensi untuk perebutan gelar juara di MotoGP.

Pedro Acosta
Pedro Acosta
Sumber :
  • Antara

 

“Tapi terkadang Anda harus berpikir bahwa ketika Anda mencari kata 'kejuaraan' di kamus, itu lebih dari satu balapan." terang Acosta.

Rider muda asal Spanyol itu kini berada dalam lima besar klasemen, sejajar dengan para pembalap Ducati yang lebih berpengalaman.

Perubahan pendekatan ini diakuinya datang setelah rapat bersama bos KTM, Pit Beirer, usai seri Brno.

“Setelah Brno, kami mengadakan pertemuan dengan Pit Beirer dan rasanya seperti mencoba mendinginkan segalanya dan memulai kembali,” ujarnya.

Kesabaran itu terbukti manjur. Acosta sukses mengumpulkan 45 poin dari dua seri terakhir, lebih banyak dari enam seri pembuka musim ini.

Ia juga mengaku belajar banyak musim ini meski harus menghadapi pasang surut.

“Dan tahun ini, harus saya akui, saya belajar lebih banyak daripada empat tahun terakhir.” tutupnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Acosta berharap tren positifnya terus berlanjut, dengan target mempertahankan konsistensi demi memperkuat posisinya di papan atas klasemen MotoGP 2025.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT