News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nama Christian Horner Benar-benar Dihapus dari Red Bull! Tak Hanya Sebagai Kepala Tim, Dirinya Resmi Dicopot dari Jabatan...

Kebersamaan Christian Horner dengan Red Bull nampaknya kini sudah benar-benar berakhir. Setelah dicopot dari posisi kepala tim, ia kehilangan jabatan lain.
Selasa, 19 Agustus 2025 - 14:25 WIB
Christian Horner
Sumber :
  • Facebook Red Bull Racing

tvOnenews.com - Kebersamaan Christian Horner dengan Red Bull nampaknya kini sudah benar-benar berakhir.

Setelah lebih dulu dicopot dari posisi kepala tim, kini Horner juga kehilangan jabatan direktur di Red Bull.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporan resmi Companies House Inggris, Red Bull Racing Ltd, Red Bull Technology Ltd, dan Red Bull Powertrains Ltd mengumumkan Horner sudah tidak lagi menjabat.

Bos Red Bull Racing, Christian Horner
Bos Red Bull Racing, Christian Horner
Sumber :
  • Facebook Red Bull Racing

 

Dokumen tersebut tidak menjelaskan detail alasan di balik pemecatan ini. 

Namun, keputusan ini menegaskan berakhirnya semua kewenangan Horner di perusahaan terkait Red Bull.

Langkah ini datang sebulan setelah Red Bull mengangkat Laurent Mekies, mantan bos Racing Bulls, sebagai pengganti Horner di posisi kepala tim dan CEO.

Melansir dari laman Crash, Christian Horner sempat menyampaikan pesan perpisahan kepada staf Red Bull di Milton Keynes

“Saya akan tetap bekerja di perusahaan, tetapi secara operasional tongkat estafet akan diserahkan,” katanya.

Christian Horner
Christian Horner
Sumber :
  • Facebook Red Bull Racing

 

Meski begitu, Horner disebut masih dalam masa gardening leave hingga akhir tahun. 

Setelah periode itu berakhir, Horner bebas bergabung dengan tim lain.

Tidak jelas apakah keputusan terbaru ini hanya soal status administratif atau sekaligus menghapus semua peran sisa Horner di dalam struktur Red Bull.

Horner sendiri bergabung sejak Red Bull hadir di Formula 1 pada 2005. Bersamanya, tim ini meraih delapan gelar pembalap serta enam gelar konstruktor.

Karier panjangnya sebenarnya sempat dianggap aman. Dietrich Mateschitz bahkan memberinya kontrak baru sebelum wafat pada 2022. Namun kondisi berbalik cepat.

Awal musim 2024, Horner terseret kasus dugaan perilaku tidak pantas terhadap karyawan wanita. Walau sempat bebas tuduhan, hubungannya dengan manajemen baru retak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi itu memuncak setelah F1 GP Inggris Juli lalu. Sejak saat itu, jalan Horner bersama Red Bull resmi berakhir total.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT