GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangga! Pembalap Indonesia Kiandra Ramadhipa Dramatis Raih Podium di Race 1 Red Bull Rookies Cup 2025 di Jerman

Kabar baik datang dari dunia motorsport Indonesia setelah pembalap Tanah Air Kiandra Ramadhipa secara dramatis sukses meraih podium di race 1 Red Bull Rookies Cup (RBRC) 2025 di Jerman.
Minggu, 13 Juli 2025 - 08:44 WIB
Pembalap muda Indonesia Kiandra Ramadhipa
Sumber :
  • ANTARA/Asia Talent Cup

Jakarta, tvOnenews.com - Kabar baik datang dari dunia motorsport Indonesia setelah pembalap Tanah Air Kiandra Ramadhipa secara dramatis sukses meraih podium di race 1 Red Bull Rookies Cup (RBRC) 2025 di Jerman.

Kiandra Ramadhipa dan para pembalap muda lainnya saat ini tengah unjuk gigi dirangkaian balapan Red Bull Rookies Cup 2025, yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring, Jerman pada Jumat (11/7/2025) hingga Minggu (13/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kiandra Ramadhipa sukses meraih podium perdananya di RBRC, usai finis di posisi kedua race 1 seri Jerman pada Sabtu (12/7/2025) kemarin.

Kiandra tadinya start dari posisi 12 dalam balapan yang diawali dengan guyuran hujan ini. Selepas start, dia langsung naik ke urutan ketujuh dan terus memperbaiki posisinya.

Kiandra lalu menduduki posisi kedua pada lap delapan, sebelum kemudian memimpin balapan pada lap berikutnya.

Start baik juga dilakukan rider Indonesia lainnya Veda Ega Pratama yang memulai balapan dari posisi tujuh. Kiandra dan Veda bahkan sempat memimpin balapan di posisi 1-2 pada Lap 10 sampai 12.

Sayang, Kiandra disalip oleh Brian Uriarte pada lap terakhir di tikungan 12 dan harus finis kedua. Meski begitu, Kiandra merasa sangat puas atas hasil ini, karena ini adalah podium perdana Kiandra di Rookies Cup.

"Ini balapan yang sangat panjang. Saya sempat memimpin balapan dan saya hanya ingin segera finis. Saya sudah mencoba untuk mengerahkan yang terbaik, dan saya coba mengendalikan diri," ujarnya di parc ferme, usai finish yang dilansir di situs Red Bull pada Sabtu.

Kiandra pun mengakui bannya sudah aus pada lap-lap terakhir, karena trek mengering dengan cepat. Saat itulah ia mulai mengubah strategi dan main aman demi meraih podium perdana dan poin maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya merasakan ban sudah habis di lap terakhir, dan saya berkata pada diri sendiri, 'Jangan sampai jatuh'. Saya tidak peduli jika ada yang menyalip, saya hanya menahan ego dan berusaha menyelesaikan balapan," ujarnya pula.

"Terima kasih kepada Astra Honda Racing Team dan seluruh masyarakat Indonesia yang selalu mendukung saya. Ini untuk Indonesia. Saya akan memberikan yang terbaik untuk balapan kedua besok," katanya lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT