News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebut Sirkuit Barcelona Lebih Menantang Dibanding Monaco, Charles Leclerc Minta Ferrari Realistis di F1 GP Spanyol 2025

Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, nampaknya tidak mau memasang target yang terlalu tinggi pada gelaran F1 GP Monaco 2025.
Jumat, 30 Mei 2025 - 19:10 WIB
Charles Leclerc
Sumber :
  • F1

tvOnenews.com - Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, nampaknya tidak mau memasang target yang terlalu tinggi pada gelaran F1 GP Monaco 2025.

Charles Leclerc bahkan mengingatkan timnya agar tidak terlalu tinggi memasang ekspektasi pada akhir pekan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah meraih hasil positif di GP Monaco, Leclerc menilai bahwa tantangan di Barcelona akan sangat berbeda.

Charles Leclerc di F1 GP Monaco 2025
Charles Leclerc di F1 GP Monaco 2025
Sumber :
  • F1

 

"Monaco jelas merupakan akhir pekan yang positif bagi kami, tetapi kami juga harus realistis dan menetapkan harapan yang tepat untuk ke depan dan, sayangnya di sini, gambar yang paling mungkin akan sangat berbeda," ujar Leclerc.

Menurut pembalap asal Monaco tersebut, karakteristik Sirkuit Catalunya sangat kontras dibandingkan dengan Sirkuit Monaco yang sempit dan teknikal.

Di Barcelona, performa mobil dan efisiensi aerodinamika akan lebih menentukan, dan di sisi inilah Ferrari masih belum bisa sepenuhnya menyaingi rival utamanya seperti McLaren.

"Tidak banyak yang bisa kami ambil dari Monaco di sini, tapi itu adalah akhir pekan yang bagus, poin yang bagus, dan itu pasti akan membantu kami (dalam pengembangan)," tambahnya.

Meski begitu, Leclerc tetap melihat peluang, terutama dengan adanya regulasi baru dari FIA terkait desain sayap depan yang mulai diterapkan pada GP Spanyol.

Ia berharap perubahan ini bisa sedikit membantu Ferrari memangkas jarak dengan tim-tim papan atas.

"Ini juga akhir pekan yang sangat menarik di Barcelona dengan perubahan regulasi bahwa kami berharap dapat menutup sedikit celah untuk orang-orang di depan," jelas Leclerc.

Sepanjang musim F1 2025, performa Ferrari tergolong stabil tapi belum cukup untuk mendominasi.

Podium kedua Leclerc di Monako memberi harapan, namun ia tetap mengingatkan tim untuk tetap realistis dan fokus pada pengembangan mobil secara bertahap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada F1 GP Spanyol 2025 yang akan berlangsung Minggu (1/6/2025) bisa menjadi ujian besar bagi Ferrari untuk mengukur seberapa jauh kemajuan mereka musim ini.

(ant/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT