News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Cuma jadi Rider Tuan Rumah Pertama yang Menangkan MotoGP Prancis, Johann Zarco juga Pecahkan Catatan Mentereng Milik...

Johann Zarco yang merupakan rider tim LCR Honda, berhasil memenangkan MotoGP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans dengan dramatis.
Rabu, 14 Mei 2025 - 20:57 WIB
Johann Zarco
Sumber :
  • MotoGP

tvOnenews.com - Johann Zarco yang merupakan rider tim LCR Honda, berhasil memenangkan MotoGP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans dengan dramatis.

Pasalnya, drama sudah terjadi menjelang dimulainya gelaran MotoGP Prancis 2025 pada hari Minggu (11/5/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berawal saat Start sempat dihentikan karena semua pembalap masuk pit dengan motor basah mereka di akhir warm-up lap.


Johann Zarco (sumber: MotoGP)

13 pembalap kemudian membatalkan keputusan mereka dan kembali menggunakan motor kering pada putaran awal untuk memulai kembali. 

Namun Zarco tidak ada di antara mereka dan tetap teguh dengan keputusannya.

Tampil sangat konsisten sejak awal hingga akhir balapan, ditambah dengan strategi yang tepat membuat Zarco tak terhentikan di Le Mans.

Rider asal Prancis itu bahkan sempat membuat jarak hingga 20 detik dengan Marc Marquez yang ada di belakangnya.

Johann Zarco berhasil kembali meraih kemenangan setelah terakhir kali ia keluar sebagai juara di gelaran MotoGP Australia 2023 silam.

Johann Zarco (sumber: MotoGP)

Kemenangan ini membuat Johann Zarco memecahkan rekor bersejarah pada gelaran MotoGP Prancis 2025.

Melansir dari laman Crash, Johann Zarco menjadi rider asal Prancis pertama yang berhasil memenangkan balapan di Le Mans sejak tahun 1954.

"Saya merasa sangat istimewa dan bangga, karena saya mencintai sejarah sepeda motor dan menulis garis ini sebagai pembalap Prancis yang memenangkan GP Prancis, itu sungguh ajaib," kata Zarco.

"Saya selalu memacu diri, berharap bisa memenangkan balapan atau naik podium. Namun hari ini juga tentang membuat pilihan untuk ban hujan." lanjutnya.

"Ketika saya melihat pembalap lain menggunakan ban kering, saya tahu akan turun hujan. Jadi saya mencoba menyelamatkan ban basah itu karena lintasan agak kering di awal," terang Zarco.

"Namun dengan tetesan air hujan dan pembalap lain menggunakan ban licin, saya tahu bahwa hal-hal akan terjadi pada saya." lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sudah sangat senang karena mereka telah melihat penonton Prancis dan hari ini kami mendapatkan puncaknya.”

Tapi, ternyata bukan hanya itu, kemenangan Johann Zarco juga berhasil merusak catatan mentereng milik Ducati.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT