News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selalu Mengeluh Soal Kondisi Motornya, Pecco Diminta Bisa Menyelesaikan Masalahnya Sendiri

Salah satu rider andalan tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, masih tertinggal dari rekan satu timnya, Marc Marquez pada gelaran MotoGp 2025 ini.
Kamis, 17 April 2025 - 14:08 WIB
Pembalap Ducati, Pecco Bagnaia Crash
Sumber :
  • MotoGP

tvOnenews.com - Salah satu rider andalan tim Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, masih tertinggal dari rekan satu timnya, Marc Marquez pada gelaran MotoGp 2025 ini.

Tak hanya itu, Francesco 'Pecco' Bagnaia juga beberapa kali harus puas finis di belakang dari rider Gresini Racing, Alex Marquez baik saat Sprint maupun Race.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu-satunya kemenangan Pecco di awal musim ini terjadi saat Marc Marquez terjatuh dan gagal finis di Grand Prix Amerika.


Marc Marquez dan Francesco Bagnaia (sumebr: MotoGP)

Terbaru di GP Qatar, Bagnaia lagi-lagi finis di belakang Marc Marquez setelah Maverick Vinales yang finis di posisi kedua mendapatkan penalti.

Hal itu membuat Francesco Bagnaia bisa naik ke posisi kedua dan Maverick Vinales turun ke posisi 14.

Akan tetapi capaian di GP Qatar itu merupakan hasil yang cukup baik mengingat Pecco start dari posisi ke-11.

Terkait perfromanaya di MotoGP 2025, manajer tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, justru mengatakan kalau Pecco harusnya bisa menyelesaikan masalah motornya sendiri.

Tardozzi menyebut Pecco adalah rider yang suks menuntut pengaturan soal motor yang ia gunakan.

Francesco Bagnaia (sumber: MotoGP)

Menurutnya, Pecco bukanlah rider yang ingin mengendarai motor yang tidak sesuai dengan gaya balapannya.

"Itu adalah sesuatu yang menjadi milik kami, untuk selalu memberinya motor yang tepat. Pecco sekarang sangat menuntut dalam hal pengaturan. Dia bukan tipe orang yang ingin mengendarai sepeda yang tidak sesuai dengan gaya berkendaranya," kata Davide Tardozzi.

"Hal ini menimbulkan masalah bagi timnya. Akhirnya, mereka menemukan solusinya, terutama untuk hari Minggu. Kami masih punya masalah dengannya, dengan keseimbangan motor, dengan tangki bahan bakar yang kecil. Itu menimbulkan beberapa masalah," lanjutnya.

Davide Tardozzi pun berharap Francesco Bagnaia bisa menyelesaikan sendiri permasalahan soal motornya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tetapi Pecco harus berpikir bahwa dia adalah seorang juara, dia harus mengelola masalah. Ada satu hal yang harus kita kerjakan bersamanya: jangan pikirkan masalahnya, kelola masalahnya," kata Tardozzi.

"Sepeda motor itu punya banyak kelebihan… gunakanlah," tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT