News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalani Tiga Hari Uji Coba Pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang, Hasil Tes Marquez Bersaudara Bikin Pusing Ducati

Juara Dunia 8 kali, Marc Marquez meminta pabrikan Ducati untuk sangat-sangat yakin dengan pemilihan mesin motor yang akan mereka gunakan pada ajang MotoGP 2025.
Sabtu, 8 Februari 2025 - 17:37 WIB
Marc Marquez di Ducati
Sumber :
  • Facebook MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Juara Dunia 8 kali, Marc Marquez meminta Ducati untuk sangat-sangat yakin dengan pemilihan mesin motor yang akan mereka gunakan pada ajang MotoGP 2025.

Setelah menjalani uji coba pramusim menjelang gelaran MotoGP 2025, Marc Marquez menyebut jika motor dengan mesin GP24 memiliki basis yang sangat bagus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama tiga hari uji coba di Sirkuit Sepang, Tim pabrikan Ducati telah secara intens membandingkan motor GP25 dengan GP24 yang mereka gunakan tahun lalu.

Marc Marquez di Ducati (sumber: Faceboock MotoGP)

Hal itu dilakukan dengan teliti mengingat nantinya mesin yang mereka pilih akan digunakan untuk dua musim MotoGP.

Melansir dari laman Crash.net, Marc Marquez mencuri perhatian pada simulasi sprintnya hari Jumat kemarin. Tapi, ia tetap tak mau membocorkan tentang mesin apa yang digunakannya.

"Itu gabungan, dengan aerodinamika tahun 2024, sisanya tidak bisa Anda lihat. Jadi, karena alasan itu saya katakan hanya aerodinamika." katanya Marc Marquez.

"Masalah yang bagus dari Ducati adalah kami memulai dari basis yang memenangkan 19 balapan dari 20 balapan," tambah Marc Marquez.

"Jadi, ini adalah sesuatu yang sulit ditingkatkan dan itulah mengapa Anda harus yakin itu lebih baik, karena Anda tahu dengan 2024 Anda dapat memperjuangkan kejuaraan 100%," sambungnya.

Dari sesi uji coba itu, Marquez juga mengungkapkan jika kondisi lintasan yang tidak sepenuhnya berselimut aspal menjadi salah satu masalah.

Hal tersebut membuatnya sedikit sulit untuk memahami bagian mana yang perlu ditingkatkan dari motor Ducati yang ia tunggangi.

"Tentu saja Anda selalu dapat mencoba untuk meningkatkan performa motor. Masalahnya adalah kondisi lintasan tidak sepenuhnya aspal, ada banyak karet sehingga Anda tidak tahu di mana masalah motornya," kata Marquez.

"Karena saat cengkeraman lintasan sangat bagus saat Anda melewatinya, sepenuhnya menjadi hitam. Banyak masalah, semua karet itu menyerapnya," sambung Marquez.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi,saya tidak bisa memberitahu Anda pada bagian mana kami dapat meningkatkan performa motornya." pungkasnya.

Dalam sesi uji coba pramusim, Marquez mengakhiri di urutan kelima secara keseluruhan dan sang adik yakni Alex Marquez yang membela tim Gresini Ducati menjadi yang pertama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT