News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MGPA Jawab Kekecewaan Marc Marquez Soal MotoGP Mandalika 2024, Sebut Alat Pemadam Kebakaran Sesuai Regulasi FIM

Mandalika Grand Prix Assosiation (MGPA) akhirnya memberikan jawaban soal kekecewaan Marc Marquez yang dilayangkan saat balapan di MotoGP Mandalika 2024.
Rabu, 2 Oktober 2024 - 13:12 WIB
Marc Marquez pembalap MotoGP
Sumber :
  • MotoGP.com

Jakarta, tvOnenews.com - Mandalika Grand Prix Assosiation (MGPA) akhirnya memberikan jawaban soal kekecewaan Marc Marquez saat balapan di MotoGP Mandalika 2024.

Sebelumnya MotoGP Mandalika 2024 yang berlangsung pada 27-29 September pada akhir pekan lalu menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya yakni karena protes dan kekecewaan yang dilayangkan oleh mantan juara dunia bertahan sekaligus rider Gresini Racing yakni Marc Marquez.

Pembalap berjuluk The Baby Alien itu diketahui gagal menyelesaikan balapan atau DNF karena motornya mengalami masalah hingga terbakar.

tvonenews

Ia pun langsung keluar dari lintasan, dan menaruh kuda besinya yang terbakar. Para marshal pun langsung menangani insuden tersebut.

Namun setelah itu Marquez tak bisa menyembunyikan kekecewaannya, dan menilai bahwa pihak penyelenggara MotoGP Mandalika 2024 yak memiliki alat pemadam api ringan (APAR) yang tak sesuai.

"Saat saya melihat asap putih, saya langsung memeriksanya, dan memalukan karena alat pemadam kebakaran yang ada bukan yang benar sehingga motor rusak total, semuanya, remnya," ucap Marc Marquez kepada awak media pasca balapan.

"Ini memalukan karena untuk tim satelit ini adalah biaya yang besar. Alat pemadamnya harus yang benaratau berteknologi terbaru, jika tidak maka akan menghancurkan motornya," tambahnya.

Kekecewaan Marquez pun akhirnya mendapatkan tanggapan dari pihak Pertamina Mandalika International Circuit.

Melansir dari Instagram @motogpt7, Priandhi Satria selaku CEO MGPA mengatakan bahwa APAR yang mereka miliki sudah sesuai dengan regulasi FIM.

"Kita juga tidak bisa menyikapi permintaan satu pembalap. Kita hanya akan menyikapi apapun yang diminta oleh FIM.

MGPA sudah melakukan circuit inspection bersama FIM, Dorna, termasuk di dalamnya ada safety equipment . 

Kita mengikuti standar dari FIM ada dua, APAR di dalam lintasan berupa foam (busa) dan bubuk. 

Pertamina Mandalika International Circuit boleh dan berhak menyelenggarakan ajang MotoGP karena semua peraturannya sudah diikuti, semua safety equipmentnya sudah diperiksa dan ada. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya semuanya sudah ada, makannya kita mendapat sertifikat homologasi," kata Priandhi Satria.

Sementara itu, Jorge Martin menjadi pembalap yang berhasil keluar sebagai pemenang di MotoGP Mandalika 2024.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT