Israel Adesanya Alami Empat Kekalahan Beruntun, Begini Komentar Jujur Sang Pelatih
- UFC
tvOnenews.com - Sorotan tajam tengah mengarah kepada Israel Adesanya setelah ia menelan empat kekalahan beruntun.
Kondisi ini membuat banyak penggemar MMA mulai mempertanyakan apakah masa kejayaannya di divisi kelas menengah UFC telah berakhir.
Terbaru, Adesanya harus menerima kekalahan KO dari Joe Pyfer dalam ajang UFC Fight Night pada 29 Maret 2026.
- ANTARA/Laman MMA Fighting
Hasil tersebut semakin memperpanjang tren negatifnya sejak terakhir kali meraih kemenangan besar sebagai juara pada tahun 2023.
Meski begitu, Adesanya menegaskan bahwa dirinya belum memiliki rencana untuk pensiun. Ia masih ingin terus bertarung dan menguji kemampuannya di oktagon.
Di sisi lain, sejumlah tokoh seperti Demetrious Johnson berpendapat bahwa Adesanya sebenarnya tidak lagi memiliki kewajiban untuk membuktikan apa pun, mengingat pencapaiannya selama ini.
Pelatih lamanya, Eugene Bareman, turut angkat bicara mengenai kondisi terbaru anak didiknya.
Ia menilai bahwa masih ada secercah performa terbaik Adesanya yang terlihat dalam pertarungan terakhir, meskipun belum mampu dipertahankan secara konsisten.
Bareman juga mengisyaratkan bahwa masalah yang dihadapi Adesanya tidak semata soal fisik, melainkan juga aspek mental. Dalam beberapa laga terakhir, Adesanya sempat menunjukkan momen-momen bagus sebelum akhirnya kehilangan kendali dan membiarkan lawan membalikkan keadaan.
Saat berbicara kepada Submission Radio, Bareman mengungkapkan pandangannya tentang kondisi Israel Adesanya.
“Saya tahu di mana perubahan harus dilakukan untuk Israel dan saya tidak akan membicarakannya secara terbuka, tetapi Anda melihat secercah harapan, bukan? Anda melihat secercah harapan dari Israel yang lama,” katanya.
“Jadi, ini hanya tentang mengubah secercah harapan itu menjadi upaya yang lebih panjang dan berkelanjutan.”
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya refleksi diri bagi seorang petarung setelah mengalami kekalahan:
“Dia hanya perlu melakukan introspeksi diri, kawan, seperti yang biasa dilakukan setelah setiap pertarungan. Setiap petarung setelah kalah harus mengasingkan diri di hutan atau di ruangan gelap selama 24 jam atau apa pun yang mereka lakukan. Mereka harus memikirkan hidup mereka sendiri, jadi itulah yang harus dilakukan Israel.”
Load more