Berhasil Permalukan Conor McGregor, Dustin Poirier Akhirnya Jujur soal Efek Pertarungan Melawan Bintang UFC Itu
- ANTARA
tvOnenews.com - Mantan petarung UFC kelas ringan, Dustin Poirier, akhirnya berbicara terbuka mengenai dampak besar dari rivalitasnya dengan Conor McGregor, yang terjadi 5 tahun lalu.
Poirier, yang dijuluki “The Diamond”, pernah mengalami kekalahan cepat dalam 98 detik saat pertama kali menghadapi McGregor pada tahun 2014.
Namun, tujuh tahun kemudian ia berhasil membalas kekalahan tersebut dalam duel ulang di UFC 257 di Abu Dhabi.
- Instagram.com/dustinpoirier
Sebelum kemenangan itu, Dustin Poirier telah menjalani karier panjang selama satu dekade di UFC.
Ia dikenal sebagai petarung elite yang pernah memperebutkan gelar juara melawan Khabib Nurmagomedov, menjadi bintang utama di berbagai ajang pay-per-view, serta memiliki basis penggemar yang besar.
Meski demikian, Poirier menegaskan bahwa kemenangan KO atas Conor McGregor pada Januari 2021 menjadi titik balik terbesar dalam hidupnya, terutama dalam hal popularitas.
“Saya bertarung selama 19 tahun, pertarungan melawan Conor itu, saat itulah segalanya berubah bagi saya dalam hal pengakuan,” katanya saat tampil dalam acara Joe Rogan.
“Pintu terbuka untuk seminar, untuk penampilan publik. Itu mengubah segalanya.”
“Saya sudah sering tampil di pertandingan utama UFC. Saya sudah bertarung memperebutkan sabuk juara dan melakukan semua hal itu, tapi nama orang itu, astaga.”
Di sisi lain, Dustin Poirier memutuskan pensiun dari dunia MMA setelah kalah dari Max Holloway dalam UFC 318 pada Juli 2025. Saat itu, ia kalah angka dalam pertarungan trilogi perebutan gelar BMF.
Petarung berusia 37 tahun tersebut mengungkapkan bahwa keputusan pensiun diambil karena kekhawatiran terhadap penurunan performa seiring bertambahnya usia.
“Saya takut bertarung terlalu lama,” ujar Poirier kepada Joe Rogan.
“Saya pensiun di usia 36 tahun. Seberapa atletis lagi saya akan menjadi? Seberapa cepat lagi saya akan menjadi?”
“Kekuatan adalah hal terakhir yang akan hilang, tetapi daya tahan, kecepatan, waktu reaksi, semua yang saya butuhkan [menurun seiring bertambahnya usia]. Dan jika saya tidak berada di jalur yang tepat untuk mendapatkan kesempatan merebut gelar, lalu apa yang saya lakukan? Saya bertarung hanya untuk bertarung, atau untuk mendapatkan bayaran.”
Load more