News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MotoGP Thailand 2026: Menang karena Penalti, Pedro Acosta Pilih Duel dengan Marc Marquez Sampai Habis

Kemenangan perdana Pedro Acosta di Sprint Race MotoGP Thailand 2026 ternyata tidak sepenuhnya dirayakan dengan suka cita.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:47 WIB
Marc Marquez Berduel dengan Pedro Acosta
Sumber :
  • Facebook/MotoGP

Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan perdana Pedro Acosta di Sprint Race MotoGP Thailand 2026 ternyata tidak sepenuhnya dirayakan dengan suka cita. 

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu mengaku lebih memilih finis kedua daripada menang akibat penalti yang dijatuhkan kepada Marc Marquez pada Sprint MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram, Sabtu (28/2/2026) sore WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duel keduanya berlangsung sengit hingga lap terakhir. Pada Lap 12 di Tikungan 12, Marquez melakukan divebomb dari sisi dalam. 

Manuver agresif itu membuat Acosta harus menegakkan motor demi menghindari kontak. 

Tayangan ulang menunjukkan tidak ada senggolan di antara keduanya, namun FIM Stewards tetap memberikan penalti turun satu posisi kepada Marquez.

Keputusan itu membuat Marquez menyerahkan posisi di lap terakhir, sekaligus memastikan kemenangan pertama Acosta di MotoGP.

Alih-alih larut dalam euforia, Acosta justru mengaku terkejut dengan hasil tersebut.

"Jujur, saya agak kaget. Saya tak mengerti apa yang terjadi. Saya rasa saya lebih suka finis kedua daripada menang seperti ini. Namun, kami memberikan perlawanan yang baik," ujar Acosta kepada DAZN.

Pembalap berjuluk El Tiburon itu menegaskan bahwa pertarungan di lintasan jauh lebih penting baginya dibanding kemenangan yang diputuskan lewat penalti.

"Meski begitu, kami harus tetap merendah yang penting untuk menyelesaikan balapan ini, mengingat semua kesalahan yang kami buat," lanjut juara dunia Moto3 2021 dan Moto2 2023 tersebut.

Acosta menilai kunci balapan ada pada kemampuannya bertahan di awal lomba. Ia sadar persaingan musim ini akan sangat ketat, terutama menghadapi kekuatan Ducati dan Marco Bezzecchi.

"Yang terpenting, saya coba bertahan di beberapa lap pertama, itu yang membuat saya bertahan hari ini. Dari situ, kita akan lihat kecepatan seperti apa yang ditetapkan Ducati dan (Marco) Bezzecchi," ucapnya.

Ia juga mengingatkan betapa tipisnya batas antara agresivitas dan kesalahan di MotoGP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sudah lihat betapa mudah melakukan kesalahan. Kami harus tetap merendah, tetap tenang, dan maju selangkah demi selangkah. Kami akan coba memastikan peluang sebenarnya datang segera," tutupnya.

Terlepas dari kontroversi tersebut, kemenangan ini membawa Acosta ke puncak klasemen sementara dengan 12 poin. Ini menjadi kali pertama sejak debutnya pada 2024 ia memimpin klasemen MotoGP sekaligus sebuah tonggak penting, meski diraih dengan rasa yang sedikit berbeda.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT