Canelo Alvarez Resmi Baku Hantam Hadapi William Scull untuk Duel Tinju Dunia Perebutan Gelar Juara Kelas Menengah
- ANTARA FOTO/REUTERS/ Jerome Miron-USA TODAY Sports/foc.
Jakarta, tvOnenews.com - Canelo Alvarez resmi menghadapi William Scull untuk mempertahankan gelar juara kelas menengah super pada awal Mei mendatang.
World Boxing Association (WBA) mengumumkan duel antara Saul 'Canelo' Alvarez Vs William Scull dalam memperebutkan gelar juara kelas menengah super akan berlangsung di Arab Saudi pada 3 Mei 2025 mendatang.
"Canelo akan memasuki pertarungan sebagai unggulan yang tak terbantahkan dengan rekor sempurna 62 kali menang, dua kali kalah, dan dua kali seri," demikian laporan WBA dalam laporan resminya.
Petinju asal Guadalajara, Meksiko, yang telah mencetak 39 kemenangan knockout (KO) itu telah membangun sebuah warisan dengan menghadapi nama-nama besar dalam olahraga tinju.
Setelah penampilan dominan atas Edgar Berlanga, Canelo terus menampilkan kecemerlangan teknis, kekuatan fisik, dan IQ ring yang membuatnya menjadi petinju hebat dengan berat badan 168 kilogram.
Menjelang pertarungan, Canelo tetap fokus untuk mengukuhkan kekuasaannya di puncak divisi kelas menengah super.
Canelo menyampaikan pemilihan Scull sebagai lawan merupakan bagian dari langkah menguji dirinya sendiri dengan gaya yang berbeda, menunjukkan rasa hormat terhadap dasar-dasar tinju dan keahlian di atas ring milik Scull.
Scull akan menantang sang juara dengan membawa rekor tak terkalahkan, juara International Boxing Federation (IBF) dan petarung disiplin yang dibentuk oleh sistem amatir Kuba yang legendaris.
Scull memiliki presisi, footwork, dan pendekatan taktis yang tajam, yang memberinya kesempatan untuk tampil di panggung terbesar dalam olahraga tinju.
Dikenal dengan serangan balik yang tajam dan fokus tanpa henti, penantang asal Kuba itu bertekad untuk memanfaatkan momen mendatang.
Bagi Scull, laga mendatang adalah kesempatan sekali seumur hidup, sebuah kesempatan untuk keluar dari bayang-bayang dan masuk ke dalam sorotan internasional. Meskipun ia memasuki ring sebagai underdog, ia menegaskan tidak memainkan peran sebagai batu loncatan.
Ia berencana menggunakan ritme, penempatan waktu, dan kemampuan beradaptasi untuk menjatuhkan salah satu petinju paling lengkap di dunia tinju.
(ant/nad)
Load more