Mungkinkah Fundoro Mengikuti Jejak Pacquiao?
- tvOne
Catatan: Gaya Swarmer yang ditampilkan biasanya dimiliki oleh petinju bertubuh pendek dengan hight indurance (ketahanan fisik yang tinggi), seperti Mike Tyson. Gaya ini menekan dan melancarkan pukulan uppercut dan hook secara 'membabi-buta'.
Hal itu terlihat jelas saat ia mengalahkan Erickson Lubin dalam perebutan gelar vacant Light Middleweight di Virgin Hotel, Las Vegas Paradise, Nevada USA (9/4/2022). Laga itu pun dionobatkan sebagai fight of the year versi PBC ( Prime Boxing Champion) dengan bosnya Al-Haymon.
Meski demikoan, kelemahan yang mencolok dimiliki oleh the Towering Inferno ada double covernya tidak terlalu kokoh. Saat bertemu dengan Lubin, Fundora sempat terjatuh karena lambat memblok pukulan balasan lawan.
Itu juga yang membuat petaka, Fundora kalah KO-7 dari Brian Mendoza. Sedang asyik menggempur Mendoza, tiba-tiba hook kiri lawan mendarat di rahang kanan Fundora yang terbuka. Kakak dari juara dunia IBF Flyweight, Gabriel Fundora itu langsung goyah.
Mendoza, petinju asal New Mexico itu tak memberi kesempatan pada Fundora. Ia langsung menyergap dengan beberapa pukulan, robohlah Menara Inferno itu.
Nah, jika hal ini masih akan terjadi, maka Fundora dipastikan tidak akan bisa mengikuti jejak Pacquiao. Namun, jika sang ayah yang juga menjadi pelatihnya menemukan resep jitu, bukan tidak mungkin Fundora akan bisa melesat tinggi. Itu pun jika Tim Tszyu gagal menampilkan performa terbaiknya. Tapi, jika petinju Aystralia yang juga juara bertahan tampil maksimal, Fundora akan sulit.
Untuk itu, jangan lewatkan tayangan tvone, Ahad, 31 Maret 2024, mulai jam o9.oo. Laga besar yang telah dinantikan hasilnya oleh juara super dari WBO, Terrance Crawford.(chm)
Load more