Ubed Ungkap Biang Kerok Kalah Menyakitkan di Babak Pertama Swiss Open 2026, Tunggal Putra Indonesia Lakukan Evaluasi
- PBSI
Jakarta, tvOnenews.com - Tunggal putra Indonesia, Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed mengungkapkan alasan dibalik kekalahannya pada babak pertama Swiss Open 2026.
Ubed dipaksa menelan pil pahit karena tumbang di babak pertama Swiss Open 2026, yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.
Saat itu Ubed tak mampu meredam perlawanan yang dilakukan oleh Li Shi Feng selaku unggulan pertama di Swiss Open 206. Padahal awalnya tunggal putra Indonesia sempat mencuri kemenangan di gim kedua.
Namun sayangnya Li Shi Fheng mampu bangkit dan akhirnya Ubed pun menelan kekalahan lewat rubber gim dengan skor 22-24, 21-16, 16-21.
Kompatriot Alwi Farhan itu pun mengaku bahwa Li Shi Feng tampil lebih siap terutama di poin-poin akhir. Ia juga langsung mengevaluasi performanya saat tampil di ajang BWF Super 300 tersebut.
"Pertama saya mengucap syukur alhamdulillah sudah bisa diberi permainan dengan lancar tanpa cedera. Dari permainan, di gim pertama sudah sempat mengontrol dan sudah sempat unggul. Tapi dari situ ada beberapa saya salah pengembalian akhirnya kondisinya berbalik," kata Ubed.
"Li Shi Feng tadi lebih siap dan lebih tahan di poin-poin akhir. Ini jadi pelajaran dan evaluasi buat saya untuk bisa lebih tahan dan lebih fokus pikirannya menjelang match selesai." tambahnya.
Lebih lanjut Ubed mengatakan bahwa saat bertanding kondisinya kurang maksimal karena merasa tidak nyaman dengan betis dan pahanya terasa kram sehingga mengganggu pergerakannya khususnya saat memasuki gim ketiga.
Bahkan tunggal putra Indonesia itu sempat menghampiri wasit untuk memnberitahu soal kondisi betis dan pahanya.
"Kondisi betis dan paha saya juga mau kram jadi agak mengganggu pergerakan," jelasnya lagi.
Kemudian Ubed lebih lanjut mengatakan bahwa sejatinya ia telah mempelajari gaya permainan Li Shi Feng. Namun sayanganya ia kurang beruntung dan sering kehilangan ritme permainan apalagi saat memasuki momen krusial.
"Sebenarnya dari saat keluar undian, saya sudah mempelajari permainan dia. Saya sudah siap untuk main capek dan adu tahan tapi hari ini belum beruntung." tukasnya lagi.
Load more