GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Raymond/Joaquin Ungkap Biang Kerok Tersingkir di Babak Pertama Swiss Open 2026

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengungkapkan alasan mereka angkat koper lebih cepat di Swiss Open 2026.
Rabu, 11 Maret 2026 - 09:19 WIB
Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin saat beraksi di Swiss Open 2026.
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin mengungkapkan alasan mereka angkat koper lebih cepat di Swiss Open 2026.

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi salah satu dari 14 wakil Indonesia yang tampil di Swiss Open 2026. Ajang BWF Super 300 tersebut digelar di St Jakobshalle, Basel pada Selasa (10/3/2026) hingga Minggu (15/3/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun sayangnya Raymond/Joaquin langsung menelan kekalahan di babak pertama Swiss Open 2026, pada Rabu (11/3/2026) dini hari WIB.

Saat itu Raymond/Joaquin dipaksa harus mengakui keunggulan lawannya asal Chinese Taipei, Chen Cheng Kuan/Lin Bing-Wei. Wakil Indonesia tersebut tumbang dengan skor identik, 17-21, 17-21 di babak pertama.

Hasil ini membuat Raymond/Joaquin gagal melanjutkan penampilan impresifnya seperti di All England 2026. Saat itu pasangan yang berstatus sebagai debutan tersebut mampu melaju hingga babak semifinal.

Raymond Indra sendiri mengaku bahwa awalnya mereka mampu bermain dengan baik. Namun setelah itu keduanya kehilangan fokus hingga akhir pertandingan.

"Fokus kami tidak baik hari ini. Dari gim pertama sudah sempat unggul tapi terkejar dan itu sangat cepat. Poin mereka dari 1-2 boal pertama dan kami kehilangan fokus di situasi itu," kata Joaquin, dilansir dari PBSI.

"Dari pertemuan pertama lalu, tidak ada yang terlalu berubah permainan mereka, hanya memang kami tidak bisa antisipasi." jelasnya.

Senada dengan Raymond, Nikolaus Joaquin juga menambahkan bahwa permainan mereka kurang stabil. Ia juga mengungkapkan bahwa mereka dalam kondisi baik, meski dirinya tengah mengalami kapalan pada kakinya.

"Permainan kami kurang stabil. Awal-awal sudah ok tapi hilang fokus dari pertengahan ke akhir dan itu harus menjadi bahan evaluasi buat kami," kata Joaquin.

"Kondisi kami masih aman, hanya ada kapalan di kaki saya yang cukup mengganggu tapi itu tidak bisa dijadikan alasan. Kami memang kalah dan kami akui." tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Nikolaus Joaquin juga mengatakan bahwa saat ini mereka fokus menjaga kondisinya agar bisa tampil di turnamen selanjutnya yakni Orleans Masters 2026 pada 17-22 Maret 2026 pekan depan.

"Setelah ini harus jaga kondisi karena turnamen berikutnya masih minggu depan. Harus dijaga powernya agak tidak turun. Semoga minggu depan di Orleans Masters kami bisa lebih baik hasilnya." tutupnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Dinkes DKI Jakarta Jelaskan Alasan Belum Gelar Imunisasi Massal Campak

Dinkes DKI Jakarta Jelaskan Alasan Belum Gelar Imunisasi Massal Campak

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan tidak menggelar imunisasi massal terkait penyakit campak.

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT