News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah merampungkan Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang digelar pada 3–7 Februari 2026 di Majeh Arena, Wadas, Karawang. 
Minggu, 8 Februari 2026 - 00:21 WIB
Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah merampungkan Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang digelar pada 3–7 Februari 2026 di Majeh Arena, Wadas, Karawang. 
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah merampungkan Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang digelar pada 3–7 Februari 2026 di Majeh Arena, Wadas, Karawang. 

Ajang ini menjadi bagian penting dari sistem pembinaan berjenjang untuk menjaring sekaligus memetakan atlet potensial menuju Pelatnas PBSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seleknas PBSI 2026 diikuti 15 atlet terbaik nasional di tiap sektor, ditambah para juara Kejuaraan Nasional PBSI 2025. 

Para peserta menjalani serangkaian pertandingan kompetitif yang sekaligus menjadi bahan evaluasi menyeluruh, mulai dari kemampuan teknis, kondisi fisik, mental bertanding, hingga potensi pengembangan jangka panjang.

Atlet yang keluar sebagai juara di masing-masing sektor berhak mendapatkan Surat Keputusan (SK) pemanggilan Pelatnas PBSI. 

Namun, status tersebut baru berlaku setelah atlet memenuhi standar kelulusan pada tahapan tes lanjutan yang ditetapkan PP PBSI.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menegaskan bahwa hasil Seleknas belum menjadi penentu akhir kelulusan atlet ke Pelatnas.

“Bagi para juara, status kelulusan saat ini baru mencapai 99 persen dan belum 100 persen karena masih harus menjalani rangkaian tes lanjutan, meliputi tes fisik, kesehatan, dan psikologis. Untuk para finalis, kami harapkan tidak berkecil hati karena masih terdapat proses seleksi lanjutan yang akan dilaksanakan pada 12 Februari 2026. Seluruh atlet diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal. Informasi teknis terkait pelaksanaan tes akan kami sampaikan kemudian,” ujar Eng Hian.

Tak hanya juara dan finalis, atlet yang mencapai babak semifinal hingga perempat final juga masih memiliki peluang mengikuti tes lanjutan. 
Penentuan atlet dilakukan berdasarkan pemantauan berkelanjutan tim pemandu bakat yang telah bekerja sama dengan PP PBSI sejak Sirkuit Nasional PBSI pertama pada 2025.

Tim pemandu bakat Seleknas PBSI 2026 melibatkan perwakilan klub dan daerah, yakni Hendrawan (PB Djarum Kudus), Bambang Supriyanto (PB Jaya Raya), Yoga Ukikasah (PB Mutiara Cardinal), serta Hendra Aprida Gunawan (Pelatprov PBSI Jawa Timur). 

Mereka bertugas memetakan potensi atlet secara komprehensif, mencakup prestasi, teknik, fisik, hingga karakter dan kesiapan psikologis.

Salah satu anggota tim pemandu bakat, Bambang Supriyanto, menyoroti pentingnya keseriusan atlet dalam mengikuti seluruh tahapan seleksi, terutama tes psikologis.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, terdapat atlet yang secara teknis telah memenuhi ekspektasi, namun hasil tes psikologisnya belum optimal. Oleh karena itu, kami berharap seluruh atlet dapat mengikuti dan mengisi tes psikologis dengan sungguh-sungguh agar hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kesiapan mereka,” jelas Bambang.

Ia menilai secara umum kualitas atlet pada Seleknas PBSI 2026 berada pada level yang sangat baik, bahkan menghadirkan sejumlah kejutan.

“Secara keseluruhan, kualitas atlet Seleknas PBSI 2026 sesuai dengan yang telah kami perkirakan. Terdapat beberapa atlet yang tampil di luar dugaan. Awalnya kami memproyeksikan atlet kelahiran 2008, namun sejumlah atlet kelahiran 2007 justru mampu menunjukkan performa yang sesuai dengan kriteria. Faktor kesiapan, kualitas persiapan, serta kemauan yang kuat menjadi pembeda, sehingga terdapat beberapa hasil di luar prediksi, termasuk gugurnya atlet unggulan di babak delapan besar,” tambahnya.

Terkait kriteria seleksi, Bambang menegaskan bahwa prestasi dan kualitas teknik menjadi indikator utama dalam menentukan atlet menuju Pelatnas PBSI.

“Prestasi menjadi indikator pertama, kemudian diikuti dengan kualitas teknik. Dalam sistem pertandingan 21 poin yang digunakan saat ini, kualitas teknik menjadi aspek yang sangat krusial. Atlet dengan teknik dasar yang kurang memadai akan sulit dikembangkan secara optimal, terlebih jika hanya mengandalkan kekuatan fisik,” tutup Bambang.

Berdasarkan hasil akhir Seleknas PBSI 2026, PB Djarum Kudus menjadi klub paling dominan dengan meraih tiga gelar juara. 

Sementara PB Jaya Raya Jakarta dan Gideon Badminton Academy masing-masing menyumbang satu gelar.

Melalui Seleknas PBSI 2026, PP PBSI kembali menegaskan komitmennya menjalankan pembinaan atlet yang terstruktur, berkelanjutan, dan berbasis evaluasi menyeluruh. 

Proses seleksi tidak hanya menitikberatkan hasil pertandingan, tetapi juga menilai aspek teknik, fisik, mental, serta potensi jangka panjang, sebagai bagian dari regenerasi bulutangkis nasional menuju prestasi dunia.

Berikut hasil pertandingan final Seleksi Nasional PBSI 2026 di masing-masing sektor: 

Ganda Taruna Campuran (GTC): Ikhsan Lintang Pramudya/Salsabila Zahra Aulia (PB Djarum Kudus) vs Theodorus Steve Kurniawan/Leonora Keyla Frandrica (PB Djarum Kudus): 21-18, 21-17. 

• Tunggal Taruna Putri (TTI): Jolin Angelia (PB Djarum Kudus) vs Wening Arviani Sabrina (Pelatkot Tangsel): 21-13, 23-21. 

Tunggal Taruna Putra (TTA): Denis Azzarya (PB Jaya Raya Jakarta) vs Izza Al-Faruq Aston Martin (Exist Badminton Club): 21-11, 15-21, 21-8. 

Ganda Taruna Putra (GTA): Joseph Marcellino Kyta/Joven Farandi (Gideon Badminton Academy) vs Ardiola Dionilo/Raffarel Radzinski Sadad (Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya): 21-19, 21-19. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ganda Taruna Putri (GTI): Halifia Usni Pratiwi/Selsi Josika (PB Djarum Kudus) vs Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum Kudus): 23-21, 19-21, 21-14.

(aes)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketua PN Depok Diringkus KPK, MA Bicara Soal Sanksi Terberat

Ketua PN Depok Diringkus KPK, MA Bicara Soal Sanksi Terberat

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua, Bambang Setyawan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.
Prabowo Terimakasih ke MUI: Saya Bangga Jadi Presiden RI

Prabowo Terimakasih ke MUI: Saya Bangga Jadi Presiden RI

Presiden RI, Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Pelatih kepala timnas futsal Indonesia Hector Souto mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya meskipun harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti pada final Piala Asia Futsal 2026, Sabtu (7/2/2026).
Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum reda isu selingkuh dan poligami dengan Inara Rusli, kini video Insanul Fahmi diduga sedang dugem bersama teman-temannya viral di media sosial.
Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Mahkamah Agung (MA) merespons penangkapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakilnya, Bambang Setyawan oleh KPK.
Media Malaysia Bandingkan Prestasi Timnas Futsal Indonesia Sekarang dengan Negeri Jiran Dulu

Media Malaysia Bandingkan Prestasi Timnas Futsal Indonesia Sekarang dengan Negeri Jiran Dulu

Media Malaysia membahas ketertinggalan Timnas Futsal Malaysia dari Indonesia, meski Negeri Jiran tercatat lebih dulu menekuni olahraga futsal secara serius ...

Trending

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Mahkamah Agung (MA) merespons penangkapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakilnya, Bambang Setyawan oleh KPK.
Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Pelatih kepala timnas futsal Indonesia Hector Souto mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya meskipun harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti pada final Piala Asia Futsal 2026, Sabtu (7/2/2026).
Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum reda isu selingkuh dan poligami dengan Inara Rusli, kini video Insanul Fahmi diduga sedang dugem bersama teman-temannya viral di media sosial.
Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah merampungkan Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang digelar pada 3–7 Februari 2026 di Majeh Arena, Wadas, Karawang. 
Adam Przybek Dicoret, Persib Bandung Daftarkan Sang Legenda yang Sudah Pensiun di Putaran Kedua Super League

Adam Przybek Dicoret, Persib Bandung Daftarkan Sang Legenda yang Sudah Pensiun di Putaran Kedua Super League

Kejutan diberikan oleh Persib Bandung setelah Adam Przybek tak masuk skuad Super League. Sang legenda Made Wirawan tiba-tiba terdaftar pemain di putaran kedua.
Hasil Final Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Vs Iran Lanjut ke Extra Time

Hasil Final Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Vs Iran Lanjut ke Extra Time

Hasil final Piala Asia 2026 antara Timnas Futsal Indonesia melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026).
Kabar Gembira untuk John Herdman, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia Menggila di Belanda

Kabar Gembira untuk John Herdman, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia Menggila di Belanda

Kabar positif untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Striker keturunan Depok yang terbuka gabung skuad Garuda, Dean Zandbergen, menggila di Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT