GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tumbang di Babak 16 Besar Indonesia Masters 2026, Ubed Belajar Mahal dari Pemain Top Singapura ‎

Perjalanan tunggal putra muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, di Indonesia Masters 2026 harus berhenti lebih cepat dari yang diharapkan.
Kamis, 22 Januari 2026 - 16:04 WIB
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Perjalanan tunggal putra muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, di Indonesia Masters 2026 harus berhenti lebih cepat dari yang diharapkan.

Pebulutangkis yang akrab disapa Ubed itu tersingkir pada babak 16 besar usai gagal membendung perlawanan wakil Singapura, Loh Kean Yew.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Bermain di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Kamis (22/1/2026), Ubed belum mampu memaksimalkan dukungan publik tuan rumah. Ia harus mengakui keunggulan lawannya lewat kekalahan dua gim langsung pada turnamen level BWF World Tour Super 500 tersebut.

Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah
Sumber :
  • PBSI

‎Hasil ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi Ubed yang tengah menanjak performanya. Pasalnya, ia datang ke turnamen ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah menorehkan sejumlah hasil positif dalam beberapa ajang sebelumnya.

‎Pada gim pertama, Ubed sejatinya tampil cukup meyakinkan. Tanpa ragu, pemain berusia 17 tahun itu berani mengimbangi reli cepat yang coba dibangun Loh Kean Yew sejak awal pertandingan.

‎Bahkan, Ubed sempat mengambil inisiatif serangan dan unggul lebih dulu dalam perolehan poin. Kondisi tersebut membuat pertandingan berjalan ketat hingga memasuki fase-fase krusial gim pertama.

‎Sayangnya, pada momen penentuan, ketenangan Loh Kean Yew menjadi pembeda. Wakil Singapura itu mampu mengamankan gim pertama dengan skor tipis 21-19, sekaligus mematahkan peluang Ubed untuk mencuri momentum.

‎Memasuki gim kedua, situasi berubah drastis. Loh Kean Yew tampil lebih solid dan konsisten dalam setiap reli yang dimainkan.

‎Ubed terlihat kesulitan keluar dari tekanan lawan. Ia pun harus menyerah dengan skor 10-21, yang sekaligus memastikan langkahnya terhenti di babak 16 besar.

Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎Usai laga, Ubed secara jujur mengakui adanya perbedaan besar dibandingkan pertemuan mereka sebelumnya. Ia menilai Loh Kean Yew tampil jauh lebih siap dibandingkan saat kalah darinya di SEA Games 2025 Thailand.

‎“Pasti ada perbedaan. Hari ini dia terlihat lebih siap dan tidak mau kalah. Di poin-poin kritis, seperti saat skor 19 sama di gim pertama, dia benar-benar menunjukkan tekadnya untuk tidak menyerah,” ujar Ubed, Kamis (22/1/2026).

‎Menurut Ubed, tekanan pertandingan kali ini terasa berbeda. Bermain di Istora dengan atmosfer besar membuat situasi mentalnya tidak selepas saat tampil di ajang multi-event seperti SEA Games.

‎Ia juga menyoroti faktor pengalaman sebagai salah satu penentu hasil pertandingan. Loh Kean Yew dinilai lebih cakap dalam mengendalikan tempo dan membaca arah permainan.

‎“Mungkin kalau dibilang, saya masih kalah pengalaman. Saya belum bisa benar-benar melawan tempo permainan dia. Di SEA Games dulu saya bisa main lebih lepas, sementara di sini mungkin agak tegang, apalagi main di Istora dengan banyak penonton,” ungkap pebulutangkis berusia 17 tahun itu.

‎Kendati harus tersingkir, Ubed menilai laga ini sarat pembelajaran. Ia merasa mendapat gambaran nyata mengenai level permainan yang harus dicapai untuk bersaing dengan pemain top dunia.

‎Ubed menyebut dirinya banyak belajar dari cara lawan mengelola pertandingan. Mulai dari peningkatan tempo, pengaturan pukulan, hingga kecermatan mengambil keputusan di bawah tekanan.

‎“Ada hal positif yang saya dapat. Saya belajar dari dia bagaimana cara menaikkan tempo permainan. Lalu, saat sedang tertinggal, bagaimana tetap bisa mengontrol lawan dengan mengatur pukulan, buangan, dan kecepatan,” jelas peraih medali perak SEA Games 2025 Thailand tersebut.

‎Soal target, Ubed mengakui hasil di Indonesia Masters kali ini belum sesuai ekspektasi. Ia sebelumnya menargetkan bisa melangkah setidaknya ke perempat final, mengingat turnamen ini digelar di kandang sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎“Kalau sesuai target, memang belum tercapai. Sebelum turnamen ini saya sudah diskusi dengan pelatih, targetnya kalau bisa masuk perempat final atau tembus lebih jauh di lapangan besar seperti ini,” tutup Ubed.

‎(igp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Babak Final Tetap di Arab Saudi, AFC Putuskan Nasib Sandy Walsh dalam Drawing Perempat Final ACLE

Babak Final Tetap di Arab Saudi, AFC Putuskan Nasib Sandy Walsh dalam Drawing Perempat Final ACLE

AFC merilis format dan regulasi babak perempat final AFC Champions League Elite 2025-2026 pada Sabtu (21/3/2026).
Nasib Tim yang Ditinggal Megawati Hangestri! Red Sparks jadi Juru Kunci Liga Voli Korea, Manisa BBSK jadi Pemuncak Kalsemen

Nasib Tim yang Ditinggal Megawati Hangestri! Red Sparks jadi Juru Kunci Liga Voli Korea, Manisa BBSK jadi Pemuncak Kalsemen

Perjalanan dua tim yang pernah diperkuat Megawati Hangestri, Red Sparks dan Manisa BBSK menghadirkan cerita kontras musim ini.
Pundit Senior Ini Prediksi Duet Herdman–Grayson di Timnas Indonesia, FIFA Series 2026

Pundit Senior Ini Prediksi Duet Herdman–Grayson di Timnas Indonesia, FIFA Series 2026

Ajang FIFA Series 2026 tinggal menghitung hari. Timnas Indonesia dipastikan akan tampil maksimal demi mewujudkan target juara yang telah dicanangkan PSSI. Laga
Daftar Juara Proliga Putri: Jakarta Electric PLN Peraih Gelar Terbanyak, Jakarta Pertamina Enduro Kuasai Musim Terakhir

Daftar Juara Proliga Putri: Jakarta Electric PLN Peraih Gelar Terbanyak, Jakarta Pertamina Enduro Kuasai Musim Terakhir

Menilik daftar juara Proliga dari sektor putri, di mana Jakarta Electric PLN paling dominan dan Jakarta Pertamina Enduro merupakan kampiun di edisi terakhir.
Hitung-hitungan Poin dan Ranking Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Malaysia Berpotensi Dikangkangi Jay Idzes Cs

Hitung-hitungan Poin dan Ranking Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Malaysia Berpotensi Dikangkangi Jay Idzes Cs

Timnas Indonesia berpeluang melampaui Malaysia di ranking FIFA jika mampu meraih 2 kemenangan di FIFA Series 2026. Tambahan poin bisa dongkrak posisi Garuda.
Eks Arsenal Ini Ceritakan Rasanya Berkarier di Indonesia bersama Persik

Eks Arsenal Ini Ceritakan Rasanya Berkarier di Indonesia bersama Persik

Gelandang asal Spanyol Jon Toral membagikan kesannya selama menjalani karier bersama Persik Kediri di ajang BRI Super League 2025/2026. Meski baru kurang dari -

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT