Jafar/Felisha Perpanjang Rekor Buruk, Telan Kekalahan Untuk Ketujuh Kalinya di Malaysia Open 2026
- PBSI
Jakarta, tvOnenews.com - Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu kembali memperpanjang rekor buruk usai menelan kekalahan di babak pertama Malaysia Open 2026.
Jafar/Felisha memulai perjuangannya di awal tahun dengan melawan jagoan tuan rumah sekaligus unggulan keempat, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei di babak 32 besar Malaysia Open 2026 di Axiata Arena, Kuala Lumpurpada Selasa (6/1/2026) kemarin.
Sayangnya Jafar/Felisha dipaksa menelan pil pahit usai kalah dari Chen/Toh lewat dua gim langsung dengan skor 12-21 dan 17-21 dari pasangan tuan rumah.
Ini menjadi kekalahan ketujuh secara beruntun yang dialami oleh pasangan Indonesia tersebut, memperpanjang catatan buruk saat berhadapan dengan Chen/Toh.
Sebelumnya Jafar/Felisha tumbang dari Chen/Toh dengan skor 22-24, 14-21 di Indonesia Masters 2025, lalu dengan skor 17-21, 16-21, 12-21 di Japan Open 2025. Kemudian di Kejuaraan Dunia 2025 melalui laga tiga gim 21-14, 19-21, 17-21.
Mereka juga tumbang dengan skor 13-21, 21-13 dan 16-21 di China Masters, lalu 16-21 dan 11-21 di Australian Open 2025, serta terakhir juga kalah dengan skor 21-17, 14-21 dan 15-21 di BWF World Tour Finals 2025.
Felisha sendiri mengaku bahwa penampilannya di Malaysia Open 2026 tak sesuai dengan ekspektasinya dan mengatakan bahwa mereka memang melakukan banyak kesalahan sendiri.
"Performa hari ini jauh banget dari harapan, jelek sekali. Saya mengakui banyak melakukan error, pergerakan tidak nyaman. Kalau penyebabnya mungkin karena terlalu menggebu-gebu pengen menang terus malah jadi berbalik pressure ke diri sendiri jadi tidak bisa maksimal." kata Felisha, dari rilis PBSI.
"Kami belum pernah menang dari mereka jadi tadi pengen coba lagi di tahun yang baru tapi tidak terkontrol mainnya. Jadi jelek banget, tidak yakin dan banyak mati sendiri. Selain itu, Chen/Toh juga bermain sangat bagus hari ini." tambah Jafar.
Lebih lanjut Jafar/Felisha mengatakan bahwa mereka akan segera melakukan evaluasi agar bisa kembali maksimal, terutama dalam hal teknis.
"Evaluasinya kami harus cari caranya gimana biar performa bisa kembali maksimal. Lalu misalkan di awal match pun kurang bagus, bisa balik dan menemukan performa yang in lagi di tengah-tengah," ucap Felisha.
Load more