News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PBSI Gelar Seleksi Atlet Muda untuk Perkuat Timnas Bulu Tangkis Indonesia di Kejuaraan Dunia Junior 2025

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memanggil para pebulu tangkis muda untuk mengikuti seleksi masuk Timnas Indonesia yang akan tampil di Kejuaraan Dunia Junior 2025 atau WJC 2025.
Kamis, 4 September 2025 - 07:56 WIB
Tunggal putra Indonesia Mohammad Zaki Ubaidillah
Sumber :
  • ANTARA/HO/PP PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memanggil para pebulu tangkis muda untuk mengikuti seleksi masuk Timnas Indonesia yang akan tampil di Kejuaraan Dunia Junior 2025 atau WJC 2025.

Kejuaraan Dunia Junior 2025 sendiri akan berlangsung di Guwahati, India, pada 6 - 11 Oktober mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seleksi yang digelar oleh induk bulu tangkis Indonesia itu akan berlangsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, pada Minggu (7/9/2025) hingga Selasa (9/9/2025) nanti.

“Dari proses ini, akan dipilih satu tunggal putra, tiga tunggal putri, tiga ganda putra, dua ganda putri, dan tiga ganda campuran,” demikian pernyataan resmi PBSI, Rabu (3/9/2025).

Para atlet yang lolos seleksi nantinya akan bergabung bersama Moh. Zaki Ubaidillah, Richie Duta Richardo, Fardhan Rainanda Joe, Thalita Ramadhani Wiryawan, Rinjani Kwinnara Nastine, Riska Anggraini, dan Ikhsan Lintang Pramudya yang lebih dulu dipastikan memperkuat tim Merah Putih.

Sebelumnya pada musim ini, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah resmi menerapkan format baru skor untuk nomor beregu Piala Suhandinata dengan sistem relay 3x45 poin, menggantikan format 110 poin yang digunakan pada edisi 2024.

Format tersebut juga akan digunakan pada Kejuaraan Beregu Junior tingkat kontinental 2026.

Dalam format relay, satu pertandingan terdiri dari tiga set, dengan tim yang merebut dua set menjadi pemenang. 

Setiap set mencakup lima gim (tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran) dengan target sembilan poin tanpa setting, sehingga total poin dalam satu set mencapai 45.

BWF juga menetapkan aturan interval, yakni tiga menit antar-set, dua menit antar-gim, serta 60 detik di poin 5, 14, 23, 32, dan 41.

Selain itu, setiap tim minimal diperkuat enam pemain (tiga putra dan tiga putri) dan maksimal 16 pemain (delapan putra dan delapan putri). 

Indonesia sebagai juara bertahan akan memulai perjuangannya di Grup C bersama Turki, Rumania, dan Belanda.

Nominasi atlet Indonesia untuk Kejuaraan Dunia Junior 2025:

Tunggal Putra

  1. Dendi Triansyah (Pelatnas PBSI)
  2. Denis Azzaryaa (Jaya Raya)
  3. Radithya Bayu Wardhana (Djarum)
  4. Maharishiel Timotius Gain (Jaya Raya)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tunggal Putri

  1. Nurul Tetra Junia (Djarum)
  2. Kavitha Nadjwa Aulia (Pelatnas PBSI)
  3. Salsabila Amiradana (Pelatnas PBSI)
  4. Jolin Angelia (Djarum)
  5. Mayla Cahya Afilian Pratiwi (Mutiara Kardinal)
  6. Wening Arviani Sabrina (Pelatkot Tangsel)
  7. Auberta Zerlina (Exist)
  8. Oei Louisa Jovanka Sandi Winarto (Exist)
  9. Shaafiya Yasmin Maitsaa (Djarum)
  10. Ghina Khairani Guniandi (Candra Wijaya)
  11. Christabel Calista Purwanto (Djarum)
  12. Raisya Affatunisa (Djarum)
Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT