News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fajar/Rian Berburu Gelar Juara Sebagai Penutup Duet 11 Tahun Sebagai Pasangan Ganda Putra di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berburu gelar juara demi menutup duet selama 11 tahun di ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025.
Kamis, 14 Agustus 2025 - 16:11 WIB
Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berburu gelar juara demi menutup duet selama 11 tahun di ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025.

Sejumlah pebulu tangkis papan atas tengah mempersiapkan diri tampil di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025, yang berlangsung di Paris, Prancis pada 25-31 Agustus mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia sendiri akan mengirimkan 12 wakil terbaiknya, termasuk pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025 akan menjadi penampilan terakhir mereka sebagai pasangan ganda putra yang sudah berlangsung selama 11 tahun.

Fajar mengatakan bahwa hal ini membuat mereka ingin meraih gelar juara demi menutup perjalanan duet selama 11 tahun.

“Target pribadi saya tentu ingin manis di akhir setelah 11 tahun berpasangan. Ingin juara dunia karena itu belum pernah kami raih,” kata Fajar Alfian, dikutip dari Antara.

Sekadar informasi, Fajar akan berduet dengan Muhammad Shohibul Fikri, sedangkan Rian dipasangkan dengan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan usai Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025. 

Pasangan Fajar/Fikri dan Rian/Yere baru dijadwalkan tampil di Super 750 China Masters (16–21 September) dan Super 500 Korea Open (23–28 September).

“Kami ingin memberikan yang terbaik. Persiapan sejauh ini fokus pada fisik dan mental, menjaga konsentrasi dengan sisa waktu yang ada. Namun kami juga berusaha agar ambisi ini tidak menjadi beban,” sambung Rian.

Target juara dunia ini juga merupakan motivasi tambahan dari pelatih ganda putra Pelatnas PBSI, Antonius Budi Ariantho, untuk mendorong mereka tampil maksimal.

Sepanjang perjalanan mereka, prestasi terbaik Fajar/Rian di Kejuaraan Dunia adalah meraih perunggu pada 2019 dan 2022. 

Pada 2019, mereka kalah di semifinal dari Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dengan skor 16-21, 21-15, 10-21. Kemudian pada 2022, kembali terhenti di babak empat besar oleh Ahsan/Hendra, 21-23, 21-12, 16-21.

Adapun pada edisi tahun ini, Fajar/Rian mendapat keuntungan langsung melaju ke babak kedua. Meski demikian, keduanya tetap waspada menghadapi lawan-lawan tangguh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Melihat hasil undian, tidak ada yang mudah. Kami harus fokus sejak awal, langkah demi langkah,” ujar Fajar.

Secara keseluruhan, Indonesia memiliki 12 wakil di Kejuaraan Dunia 2025. Pada sektor ganda putra ada juga pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang juga mendapat bye.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT