News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apriyani Rahayu Blak-blakan Ungkap Usung Target Realistis Jelang Turun Gunung di Orleans Masters 2025

Apriyani Rahayu ganda putri Indonesia blak-blakan mengungkapkan bahwa dirinya mengusung target realistis jelang comeback di Orleans Masters 2025 mendatang.
Kamis, 13 Februari 2025 - 23:04 WIB
Ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti
Sumber :
  • ANTARA/HO-PP PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Apriyani Rahayu selaku ganda putri Indonesia secara blak-blakan mengungkapkan bahwa dirinya mengusung target realistis jelang comeback di Orleans Masters 2025 mendatang.

Sebagaimana diketahui Apriyani Rahayu siap kembali turun gunung di Orleans Masters 2025 usai sempat absen panjang karena cedera setelah gelaran Olimpiade Paris 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orleans Masters 2025 sendiri merupakan salah satu turnamen BWF World Tour yang akan digelar pada 4-9 Maret 2025 mendatang.

Jelang comebacknya, Apriyani sendiri mengaku masih terus berkomunikasi dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti.

tvonenews

"Kalau komunikasi sih alhamdulillah jalan terus, hanya memang latihannya enggak," kata Apriyani Rahayu.

"Karena dari kemarin kan Fadia duet sama Lanny, mereka harus persiapan untuk BAMTC, dan sebelum-sebelumnya itu kan mereka kan berduet, jadi belum ada sih kalau sampai sekarang," tambahnya.

Pebulu tangkis berusia 26 tahun tersebut bersyukur bisa mendapatkan kepercayaan kembali dari Fadia dan PBSI untuk menempati posisi ganda putri Indonesia.

Bermain di turnamen BWF kelas super 300, peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 tersebut mengaku tidak mengejar target dan ingin tampil semaksimal mungkin seperti biasanya.

"Jadi saya tidak berpikir untuk hasil, saya mengupayakan yang terbaik, saya mau jadi petarung lagi di lapangan...karena Apri yang sebelumnya itu tidak pernah memikirkan hasil, yang penting dia mengupayakan yang terbaik di dalam lapangan," ujar Apriyani.

Meski demikian, Apri juga tak dapat memungkiri ingin segera langsung menggondol prestasi sekembalinya dari cedera yang kurang lebih memakan waktu pemulihan selama enam bulan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang pastinya kami mau berprestasi, karena kan sudah dikasih kesempatan, sudah dikasih kepercayaan, kenapa tidak pegang sebaik mungkin. Jadi itu sih yang aku selalu harapkan," kata jawara India Terbuka 2018 tersebut.

(ant/nad)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT