GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal di Thailand Masters 2025, Putri KW Siap Balas Dendam di Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2025

Putri Kusuma Wardani tunggal putri Indonesia siap balas dendam di ajang Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2025 usai gagal raih gelar di Thailand Masters 2025.
Selasa, 4 Februari 2025 - 08:08 WIB
Putri Kusuma Wardani
Sumber :
  • PBSI

Jakarta, tvOnenews.com - Putri Kusuma Wardani selaku tunggal putri Indonesia siap balas dendam di ajang Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2025 usai gagal raih gelar di Thailand Masters 2025.

Sebagaimana diketahui saat ini sejumlah pebulu tangkis muda tengah bersiap untuk tampil di Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2025 yang berlangsung di Gimnasium Conson, Qingdao, China pada 11-16 Februari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putri KW menjadi salah satu wakil Indonesia yang akan tampil di kejuaraan beregu campuran tersebut.

Kini Putri KW tengah mempersiapkan diri dan mengalihkan fokusnya agar bisa tampil apik di Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2025.

tvonenews

"Saya akan langsung bersiap ke Badminton Asia Mixed Team Championships 2025. Langkah pertama, saya akan menenangkan mental pikiran, kemudian kembali berlatih," kata Putri dalam pernyataan resmi PBSI.

Sepanjang tiga turnamen perseorangan pada 2025, Putri KW mencatatkan peningkatan performa.

Pada turnamen terakhir, HSBC BWF World Tour Super 300 Thailand Masters 2025 yang berlangsung 28 Januari-2 Februari, Putri berhasil melaju ke semifinal sebelum akhirnya kalah dari wakil Thailand, Pornpawee Chochuwong, dengan skor 21-14, 21-15.

Sebelumnya, tunggal putri peringkat ke-15 dunia itu juga mencapai perempat final di dua turnamen bergengsi lainnya yakni Super 1000 Malaysia Open 2025 (7-12 Januari) dan Super 500 Indonesia Masters (21-26 Januari).

Meski menunjukkan kemajuan secara pencapaian, Putri mengatakan Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2025 memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan turnamen perseorangan.

Berkaca pada Kejuaraan Asia Beregu Campuran 2023, Putri menyumbangkan dua poin bagi Indonesia di fase grup.

Tepatnya ketika dia berhadapan dengan wakil Lebanon Zeina Kazma dengan skor 21-5, 21-4 dan tunggal putri Bahrain Lizbeth Elsa Binu yang berakhir 21-7, 21-3.

Putri pun turut andil membawa Indonesia lolos ke fase gugur dengan predikat sebagai pemuncak grup C dengan empat poin.

Namun langkah skuad Merah Putih terhenti di perempat final usai kalah 3-1 dari Korea Selatan.

Kala itu, Putri yang turun pada partai kedua gagal menyumbang poin setelah takluk dari Kim Ga-eun 17-21, 21-14, 12-21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun satu-satunya poin Indonesia dipersembahkan Chico Aura Dwi Wardoyo dari tunggal putra yang mengalahkan Lee Yun-gyu dengan 21-17, 21-16.

"Pertandingan beregu pasti beda atmosfernya, walaupun lawan-lawannya hampir sama. Jadi semoga saya bisa selalu menampilkan yang terbaik dan menyumbang poin untuk Indonesia," ujar Putri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan
Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Daftar Juara Proliga Putra: Samator Jadi Tim Legendaris, LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi Bersaing Ketat

Menilik daftar juara Proliga dari sektor putra, di mana Samator menjadi tim legendaris karena meraih title terbanyak sedangkan LavAni dan Jakarta Bhayangkara Presisi bersaing ketat dalam beberapa tahun terakhir.
6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

6 Bintang Real Madrid akan Dibuang usai Musim mengecewakan, Era Baru Los Blancos Dimulai?

Real Madrid bersiap rombak besar usai musim mengecewakan. Enam pemain terancam hengkang, termasuk Camavinga yang diminati klub elite Eropa.
Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia Memanas Usai Jordi Amat Bisa Diturunkan John Herdman Sebagai Gelandang Bertahan

Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia Memanas Usai Jordi Amat Bisa Diturunkan John Herdman Sebagai Gelandang Bertahan

Situasi tersebut tak lepas dari peluang Jordi Amat yang masuk dalam skema baru sebagai gelandang. Perubahan peran ini membuat persaingan di lini tengah semakin ketat dan penuh dinamika.
Babak 16 Besar Liga Champions Penuh Drama! Ini Catatan Suram dari Premier League

Babak 16 Besar Liga Champions Penuh Drama! Ini Catatan Suram dari Premier League

Babak 16 besar Liga Champions 2025–2026 resmi berakhir dengan drama dan kejutan yang memanaskan persaingan menuju perempat final.

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT