News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lauren Smith Jajal Profesi Jurnalis di Indonesia Badminton Festival

Pebulu tangkis asal Inggris, Lauren Smith, mengisi waktu luangnya di sela turnamen Indonesia Mastres 2021 dengan menjadi bagian dari tim jurnalis Federasi Badminton Dunia (BWF)
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 20 November 2021 - 17:40 WIB
Pebulu tangkis Inggris Lauren Smith saat menjajal profesi jurnalis dengan tim media Federasi BWF
Sumber :
  • Antaranews/Roy Rosa Bachtiar

Nusa Dua, Bali - Pebulu tangkis asal Inggris, Lauren Smith, mengisi waktu luangnya di sela turnamen Indonesia Mastres 2021 dengan menjadi bagian dari tim jurnalis Federasi Badminton Dunia (BWF).

Lauren yang telah menyudahi laganya di Indonesia Masters, diminta BWF untuk menjadi kuli tinta dan bertugas mewawancarai atlet dari nomor ganda campuran yang baru menyelesaikan pertandingannya.

"Ini pengalaman yang sangat berbeda bagi saya, tapi ini adalah kesempatan yang diberikan BWF. Mungkin saya akan lebih sering melakukannya setelah selesai bertanding," kata Lauren saat ditemui Antara di zona wawancara IBF di Bali, Sabtu.

Lauren yang berpasangan dengan Marcus Ellis terhenti di babak perempat final, dan kini dia punya waktu luang untuk mencoba profesi baru sebelum kembali berlaga di Indonesia Open pekan depan.

Tugas pertama Lauren hari ini ialah mewawancarai ganda campuran asal Hong Kong, Tang Chun Man/Tse Ying Suet, yang lolos ke babak final setelah mengalahkan Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Lauren menceritakan, sebelum turun ke lapangan untuk mengemban tugas jurnalistik, ia terlebih dulu mendapat bimbingan singkat dari salah seorang jurnalis BWF untuk memikirkan ide pertanyaan dan teknik wawancara yang baik.

"Ini tantangan yang hebat dan juga menyenangkan karena mendapat bimbingan dari Diane (staf BWF). Dia memberikan saya banyak tips dan trik sehingga membuat pekerjaan ini lebih mudah," kata Lauren menceritakan.

Meski sudah mendapat arahan, namun Lauren masih butuh adaptasi dan belajar terutama pada saat menyusun pertanyaan dan memahami konteks wawancara. Baginya, hal ini adalah bagian tersulit dari seorang jurnalis.

Meski sempat canggung, akhirnya Lauren sukses mewawancarai Tang/Tse dan mendapat respon positif dari narasumbernya itu.

"Karena saya juga pemain, mereka awalnya bingung saat saya datangi. Tapi mereka merespon dengan baik dan senang rasanya bisa melihat mereka bisa tersenyum dan menerima pertanyaan yang saya berikan. Ini pengalaman yang sungguh luar biasa," ungkapnya.

Selesai mewawancarai narasumbernya, Lauren merasa pekerjaan sebagai jurnalis adalah hal hebat karena mendapat pengalaman baru yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

Maklum saja, Lauren tidak memiliki latar belakang pendidikan atau pelatihan jurnalistik semasa hidupnya, dan baru kali pertama melakoni tugas sebagai jurnalis pada kesempatan ini.

Lauren menceritakan bahwa dia menyelesaikan kuliahnya tujuh tahun silam dengan gelar kepelatihan olahraga dan belum sempat mengenyam pendidikan apapun setelahnya hingga kini berprofesi sebagai atlet bulu tangkis dunia.

"Tadi adalah wawancara yang menyenangkan, dan saya bisa ikut merasakan kebahagiaan mereka (Tang/Tse) setelah mendapat kemenangan besar. Dan saya rasa menjadi jurnalis olahraga adalah tugas yang menarik, saya bangga bisa mempelajarinya," pungkas Lauren. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT