News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lee Chong Wei Beri Tanggapan Menohok setelah Diserang Taufik Hidayat Soal Hall of Fame BWF

Mantan pebulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei menanggapi kritikan Taufik Hidayat yang mempermasalahkan pemberian Hall of Fame dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).
Sabtu, 3 Juni 2023 - 11:00 WIB
Lee Chong Wei
Sumber :
  • BWF

tvOnenews.com - Mantan pebulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei menanggapi kritikan Taufik Hidayat yang mempermasalahkan pemberian Hall of Fame dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Lee Chong Wei tidak ingin terlibat dalam pusaran konflik ini dan memilih untuk menanggapinya dengan dingin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tidak meminta BWF untuk mendaftarkan saya. Saya juga tidak tahu tentang daftar ini sampai saya mendapat surat dari BWF," kata Chong Wei dikutip dari laman Bhrian

"Saya tidak tahu apa kriteria BWF untuk masuk dalam Hall of Fame."

tvonenews

Dia pun tidak mengerti apa yang membuat Taufik Hidayat begitu marah dengan penghargaan tersebut.

"Saya tidak tahu apakah dia tidak senang atau marah karena tidak terdaftar, dia tidak membicarakannya dengan saya.

Lee Chong Wei pun menyarankan Taufik Hidayat untuk mempertanyakan hal ini langsung kepada BWF.

“Ini yang bisa saya atau Persatuan Bulu Tangkis Malaysia (BAM) tanyakan ke BWF. Dia (Taufiq) bisa kirim email ke BWF untuk menanyakan kenapa dia tidak terdaftar.

"Saya tidak mengerti mengapa dia menyerang saya, itu bukan tanggung jawab saya," kata Chong Wei.

Sebelumnya, Mantan pebulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat mendapat serangan dari netizen Malaysia setelah komentar pedasnya kepada Lee Chong Wei.

Penghargaan kepada Lee Chong Wei tersebut ternyata mendapat komentar pedas dari Taufik Hidayat dalam sebuah siniar.

Dia mempertanyakan keputusan BWF yang memberikan Hall of Fame kepada Lee Chong Wei karena secara prestasi tidak begitu lengkap.

Lee Chong Wei selama berkarier belum pernah membawa gelar Olimpiade dan Kejuaraan Dunia.

"Dalam pertandingan, yang diambil kira siapa yang juara bukan ditentukan siapa yang paling lama (konsisten). Bukan juga ditentukan siapa yang paling lama berada di tempat pertama," kata Taufik dikutip dari Metro.

"Kalau kamu menang 10 kali perak dan hanya satu kali emas, kamu akan pilih yang mana?," tanya Taufik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemberian penghargaan kepada Lee Chong Wei pun disebut Taufik pilih kasih oleh BWF.

Dia juga mempertanyakan prestasi yang pernah diraih oleh Lee Chong Wei selama berkarier di dunia bulu tangkis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT