News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jaring Bibit Atlet Pelatnas, 598 Pemanah Ikuti Kejurnas Panahan Junior

Sebanyak 598 atlet mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior di Lapangan Sapta Marga Batalyon Infanteri 403, Kentungan, Sleman, DI Yogyakarta.
Senin, 17 Oktober 2022 - 10:06 WIB
Para atlet saat berlomba di Kejurnas Panahan Junior 2022 di Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Sebanyak 598 atlet mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior di Lapangan Sapta Marga Batalyon Infanteri 403, Kentungan, Sleman, DI Yogyakarta. Ini merupakan Kejurnas pertama yang digelar Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) setelah vakum akibat pandemi.

"Ini baru pertama kali setelah pandemi, terakhir sekitar 4 tahun lalu," kata Ketua Panitia Kejurnas Panahan, Kusuma Bimantoro, Minggu (16/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, para atlet yang berlaga berasal dari 28 provinsi di seluruh Indonesia yang terdaftar di PB Perpani. Selain 598 atlet, juga dibantu oleh sekitar 150 ofisial.

Kejurnas sendiri berlangsung selama 9 hari, mulai 16 hingga 24 Oktober 2022. Adapun divisi yang dipertandingan ada 3, yakni recurve, compound, dan standar bow.

"Sebenarnya ada satu divisi lagi, tapi 3 divisi saja 9 hari jadi tambah satu divisi lagi bisa lebih dari 10 hari. Selain itu, kita ada dua nomor, U-18 putra-putri dan U-15 putra-putri," ungkapnya.

Kusuma menambahkan, Kejurnas Panahan Junior ini digelar untuk menjaring bibit atlet agar bisa masuk ke Pelatnas. Sebab pemenang dari ajang ini akan mendapat poin pribadi.

"Ini Kejuaraan Nasional, kalau misalnya atlet bisa mencetak medali di sini akan berpengaruh untuk masuk ke Pelatnas. Poin pribadi, kalau sudah di Pelatnas nanti bisa ke internasional," ujar pria yang juga menjabat Ketua Umum Pengda Perpani DIY itu.

Selain even olahraga, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga Yogyakarta. Sebab lamanya waktu Kejurnas akan membuat para peserta juga semakin lama tinggal di Kota Pelajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Utamanya terhadap hotel-hotel di sekitar lokasi kejurnas yang pasti akan menerima dampak positif. Termasuk pelaku kuliner, UMKM, hingga pariwisata.

"Harapannya ini akan menjadi even yang rutin, dan Insya Allah event-event nasional bisa diadakan di Yogyakarta di kemudian hari," harapnya. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT