GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kompak, Sapto Yogo dan Nanda Mei Persembahkan Total Delapan Emas APG

Atlet senior Indonesia, Sapto Yogo Purnomo, mencapai target. Beraksi di lintasan atletik, Sapto sukses mempersembahkan empat medali emas ASEAN Para Games (APG).
Jumat, 5 Agustus 2022 - 11:28 WIB
Jaenal Aripin, Sapto Yogo dan Nanda Mei menambah medali emas atletik APG 2022.
Sumber :
  • antara

Solo, Jawa Tengah – Atlet senior Indonesia, Sapto Yogo Purnomo, mencapai target. Beraksi di lintasan atletik, Sapto sukses mempersembahkan empat medali emas ASEAN Para Games (APG).

Sinar cerah terpancar dari raut muka Sapto Yogo Purnomo saat keluar dari lintasan atletik Stadion Mahanan, Surakarta. Alet asal Banyumas itu ternyata sukses memenuhi janji merebut emas pada ASEAN Para Games (APG) 2022 Solo, pada , Jumat (05/08/2022) pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah, akhirnya target empat bisa tercapai. Ini memang harapan saya saat tampil di sini. Hasil yang luar biasa," kata Sapto Yogo Purnomo setelah menyelesaikan perlombaan pada nomor universal relay 4x100 m APG 2022.

Sapto Yogo Purnomo merupakan satu dari empat atlet yang turun [ada  nomor universal relay 4x100 m T11-54. Ia sukses mempersembahkan emas terakhir atletik bersama Nanda Mei (T47), Jaenal Aripin (T54) dan Susan Unggu (T11).

Empat atlet andalan Indonesia dari berbagai klasifikasi sukses membukukan catatan 48,11 detik. Kuartet tuan rumah unggul dari tim Thailand yang membukukan catatan waktu 52,820 detik.

Sebelum meraih emas pada laga penutup, Sapto Yogo Purnomo mempersembahkan medali emas dari nomor 100 m, 200 m dan 400 m untuk klasifikasi T37.

"Nomor universal relay 4x100 m ini baru pertama kali hadir di ASEAN Para Games. Kami mendapat hasil cukup bagus. Komunikasi menjadi kunci utama kami dalam meraih emas ini," kata atlet peraih medali perunggu Paralimpik 2022 Tokyo yang akan berusia 25 tahun pada September 2022.

 

Nanda Mei Pun Raih Empat Emas

Selain Sapto Yogo, Nanda Mei juga menorehkan hasil yang sama. Atlet berparas cantik  juga merebut empat medali emas dengan nomor yang sama dengan Sapto Yogo. Namun Nanda tampil pada klasifikasi T47 yang merupakan kelas amputee di bawah siku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meski belum lama kita gabung, ternyata langsung klop. Semoga pada masa depan, kita bisa lebih baik lagi. Target berikutnya, kami bisa bicara di level Asia," ucap Nanda Mei.

Cabang olahraga atlet menjadi lumbung emas bagi kontingen Merah-Putih di APG 2022 Solo. Tim para-atletik telah memberi lebih dari 30 medali emas yang memperbesar peluang Indonesia untuk mempertahankan predikat juara umum kejuaraan dua tahunan khusus untuk atlet disabilitas. (ant/raw)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT