News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rakernas Akuatik Indonesia 2026: Anindya Bakrie Fokus Perkuat Fondasi Pembinaan Atlet Nasional

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi pembinaan atlet nasional. 
Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:02 WIB
Anindya Bakrie Resmi Buka Rakernas Federasi Akuatik Indonesia 2026, Soroti Regenerasi dan Lonjakan Prestasi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

‎‎Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menegaskan komitmennya dalam memperkuat fondasi pembinaan atlet nasional. 

Penegasan itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuatik Indonesia 2026 yang digelar di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anindya Bakrie Resmi Buka Rakernas Federasi Akuatik Indonesia 2026, Soroti Regenerasi dan Lonjakan Prestasi
Anindya Bakrie Resmi Buka Rakernas Federasi Akuatik Indonesia 2026, Soroti Regenerasi dan Lonjakan Prestasi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
‎‎Dalam forum yang dihadiri perwakilan dari berbagai daerah tersebut, Anindya menekankan bahwa arah pembinaan akuatik Indonesia kini harus lebih terstruktur dan berorientasi prestasi. 

Ia ingin sistem yang dibangun tidak lagi konvensional, melainkan mengadopsi pendekatan modern dan kompetitif.

‎Menurutnya, salah satu terobosan yang kini dijalankan adalah program student athlete ke luar negeri. Selain itu, integrasi atlet diaspora ke dalam sistem pelatnas nasional juga menjadi perhatian utama.

‎“Program student athlete ini jalan. Masniari Wolf ada di Jerman dan Jason juga di luar negeri. Ini menjadi modal kita untuk SEA Games berikutnya dan Asian Games,” ujar Anindya, Sabtu (28/2/2026). 

‎Rakernas tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari 30 provinsi di Indonesia. Agenda ini menjadi ruang evaluasi menyeluruh atas pembinaan selama setahun terakhir sekaligus merumuskan strategi menghadapi persaingan kawasan yang semakin ketat.

‎Anindya menyadari, peta kekuatan akuatik di Asia Tenggara terus berkembang pesat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Negara-negara seperti Vietnam dan Singapura disebutnya sudah lebih dahulu mengadopsi sistem berbasis sport science dan pelatihan modern.

‎“Kita melihat saingan seperti Vietnam dan Singapura sangat tangguh. Kita harus mendesain program yang tidak kalah, bukan hanya atlet, tapi pelatih, sport science, hingga nutrisi,” kata Anindya. 

‎Ia menegaskan bahwa pembinaan tidak boleh hanya terfokus pada atlet semata. Menurutnya, kualitas pelatih, dukungan sport science, hingga penguatan aspek nutrisi harus berjalan beriringan agar hasilnya maksimal.

‎Selain program pengiriman atlet ke luar negeri, Akuatik Indonesia juga mengembangkan jalur pembinaan diaspora. Skema ini menyasar atlet keturunan Indonesia yang berlatih di luar negeri untuk diproyeksikan memperkuat tim nasional.

‎Anindya menilai kombinasi antara student athlete, regenerasi atlet muda, dan diaspora akan menjadi fondasi penting dalam mendongkrak daya saing Indonesia. Strategi tersebut diharapkan mampu membawa akuatik Indonesia bersaing di level Asia.

‎“Tadi banyak atlet yang berlatih di luar negeri menghasilkan prestasi cukup baik di SEA Games. Ini menjadi modal untuk SEA Games berikutnya dan juga Asian Games,” ucap Anindya. 

‎Untuk jangka panjang, pembinaan yang diperkuat saat ini diarahkan pada pencapaian multievent besar. Asian Games dan Olimpiade menjadi target utama yang dipasang secara bertahap dan realistis.

‎Asian Games 2026 disebut Anindya sebagai momentum penting kebangkitan renang Indonesia. Ia mengingatkan bahwa sudah sekitar 26 tahun Indonesia belum meraih medali di cabang renang pada ajang tersebut.

‎Karena itu, ia menilai ajang Asian Games mendatang bukan sekadar kompetisi, melainkan peluang emas untuk kembali mengukir sejarah. Target awal yang dipasang pun bersifat realistis namun penuh optimisme.

‎“Kita berharap bisa mendapatkan medali, minimal perunggu, di Asian Games 2026,” harap Ketum PB Akuatik tersebut. 

‎Secara keseluruhan, Rakernas Akuatik Indonesia 2026 membahas laporan program 2025 dan rencana kerja 2026. Fokus pembahasan mencakup pembinaan prestasi, penguatan sport science, tata kelola organisasi, serta kemitraan sebagai fondasi menuju Asian Games dan Olimpiade.

(igp/aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT