Dipandang Sebelah Mata di Korea, Megawati Hangestri Menjelma Jadi Pemain Terbaik dan Bawa Red Sparks ke Final
- KOVO
Seusai pertandingan, Megawati dan kapten Yeum Hye-seon tak mampu menyembunyikan kesedihan setelah kekalahan tersebut.
Sempat Diremehkan, Berujung Pembuktian
Di balik pencapaiannya, Megawati mengungkap bahwa awal kedatangannya ke Liga Voli Korea tidak sepenuhnya disambut keyakinan. Ia mengaku sempat diragukan sebelum akhirnya membuktikan kualitasnya di lapangan.
"Berterima kasih sama tim, komite, dan pelatih yang memilih aku, kalau aku gak dipilih, aku gak mungkin main di sini, kayak emang rezeki ya dipilih," ucapnya saat konferensi pers usai laga melawan Pink Spiders.
"Di awal banyak yang ragu begitu, tapi aku dari awal interview, aku selalu bilang, aku ingin mempersembahkan yang terbaik, apapun itu hasilnya aku akan berusaha," tambahnya.
"Dan akhirnya aku sudah sampai di titik ini, pengen nangis, bangga aja sih" tuturnya.
Megawati juga menyinggung minimnya sorotan terhadap voli putri di Indonesia, yang membuat sebagian pihak meragukan kemampuannya saat terpilih bermain di Korea.
"Voli putri Indonesia kayak sedikit sorotan, jadi kayak pas aku dipilih,'emang bisa main di Liga Korea," muncul pertanyaan yang meragukannya.

- KOVO
"Tapi dari itu aku punya motivasi, aku akan membuktikan ke kalian semua, kalau aku bisa di sini, pokoknya aku terima kasih kepada Red Sparks, dan semua yang pilih dan percaya aku untuk main di sini," terangnya.
Peraih MVP Livoli Divisi Utama 2022 ini menegaskan bahwa dirinya ingin membuktikan kemampuan dengan memberikan performa terbaik dan mengukir sejarah di Liga Voli Korea. Tekad itu pun terbayar. Selama dua musim, Megawati berhasil membawa Red Sparks memasuki salah satu periode terbaik dalam perjalanan klub tersebut. (ind)
Load more