News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Datang Terakhir ke Thailand! Ini Pengakuan Jujur Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia Luis Estrella

Pelatih timnas futsal putri Indonesia, Luis Estrella, mengungkap sejumlah faktor di balik hasil imbang 4-4 melawan Malaysia pada laga Grup A Piala AFF Futsal Putri 2026 di Thailand, Rabu (25/2/2026).
Rabu, 25 Februari 2026 - 23:46 WIB
Datang Terakhir ke Thailand! Ini Pengakuan Jujur Pelatih Timnas Futsal Putri Indonesia Luis Estrella
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih timnas futsal putri Indonesia, Luis Estrella, mengungkap sejumlah faktor di balik hasil imbang 4-4 melawan Malaysia pada laga Grup A Piala AFF Futsal Putri 2026 di Thailand, Rabu (25/2/2026).

Menurut Estrella, timnya sebenarnya mampu mengontrol jalannya pertandingan di awal laga. Namun situasi berubah ketika Malaysia mengubah pendekatan permainan menjadi lebih langsung dan agresif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada beberapa pemain kami yang tidak mengikuti lawan mereka, sehingga kami kebobolan tiga gol,” ujar Estrella dalam konferensi pers berdasarkan rekaman audio.

Adaptasi dan Antisipasi Jadi Masalah

Indonesia sempat unggul lebih dulu dan terlihat dominan. Akan tetapi, ketika Malaysia mulai memainkan bola-bola direct dan meningkatkan intensitas, skuad Garuda Pertiwi kesulitan melakukan antisipasi.

Estrella mengakui respons timnya kurang maksimal dalam membaca perubahan taktik lawan, terutama pada babak pertama saat Malaysia mampu mencetak tiga gol dan membalikkan keadaan.

Babak Kedua Lebih Baik

Memasuki turun minum, Estrella langsung melakukan evaluasi. Ia berbicara dengan para pemain dan melakukan penyesuaian taktik yang terbukti efektif.

“Pada babak kedua, saya berbicara dengan tim, kami melakukan penyesuaian taktik. Saya pikir kami menjalani babak kedua dengan sangat baik. Dengan tenang, kami bisa mencapai keunggulan 4-3,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.

Sayangnya, keunggulan itu tak bertahan hingga akhir laga. Malaysia mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir pertandingan.

“Kami kurang beruntung… kemarin saat melawan Thailand, gol pertama terjadi dari dua kali rebound. Dan hari ini, gol 4-4 terjadi dari tembakan pemain yang mengenai pemain Malaysia lalu masuk menjadi gol,” kata Estrella.

Fisik Tak Ideal dan Adaptasi Minim

Selain faktor teknis dan taktik, Estrella juga menyoroti kondisi fisik tim yang tidak berada dalam level terbaik menjelang turnamen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami memiliki lima pemain yang pekan lalu terkena flu selama beberapa hari dan belum pulih secara fisik. Kami juga menjadi tim terakhir yang tiba di Thailand, sekitar dalam 36 jam terakhir. Jadi, adaptasi fisik kami tidak cukup baik,” ungkapnya.

Kondisi tersebut dinilai cukup memengaruhi performa tim, terutama dalam menjaga konsentrasi dan intensitas sepanjang pertandingan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT