News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Calon Penerus Megawati? Inilah Profil Lengkap Park Yeo-reum, Harapan Baru Red Sparks

Kepergian Megawati Hangestri sempat membuat Jung Kwan Jang Red Sparks terpuruk pada musim ini. Namun di tengah rentetan kekalahan, muncul sosok Park Yeo-reum.
Rabu, 25 Februari 2026 - 14:19 WIB
Pemain rookie Red Sparks, Park Yeo-reum.
Sumber :
  • Instagram/red__sparks

tvOnenews.com - Sejak kepergian Megawati Hangestri, performa Jung Kwan Jang Red Sparks menurun drastis. Tim yang dijuluki Red Force itu harus melewati masa sulit dengan menelan 11 kekalahan beruntun di Liga Voli Korea musim 2025/2026.

Kebuntuan tersebut akhirnya terhenti saat Red Sparks meraih kemenangan penting di kandang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga melawan Heungkuk Life Insurance Pink Spiders pada 22 Februari di Gimnasium Chungmu, Daejeon, Red Sparks menang dengan skor 25-16, 23-25, 25-23, dan 25-21.

Skuad Red Sparks usai kalahkan Pink Spiders dengan skor 3-1
Skuad Red Sparks usai kalahkan Pink Spiders dengan skor 3-1
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Kemenangan ini bukan sekadar memutus rantai kekalahan, tetapi juga menjadi titik balik kebangkitan tim. Selain itu, hasil tersebut menjadi pukulan bagi Pink Spiders yang saat ini menempati peringkat ketiga klasemen.

Berkat kemenangan itu, Red Sparks yang sebelumnya berada di dasar klasemen kini mencatatkan 7 kemenangan, 24 kekalahan, dan 23 poin. Sementara Pink Spiders tetap di posisi ketiga dengan 17 kemenangan, 14 kekalahan, dan 53 poin.

Penampilan Gemilang Park Yeo-reum

Sorotan utama dalam laga tersebut tertuju pada Park Yeo-reum. Rookie berusia 18 tahun itu tampil mengesankan dengan menyumbangkan 20 poin.

Sementara itu, pengganti Megawati Hangestri di posisi opposite, Elisa Zanette, menjadi top skor tim dengan 29 poin. Dua pemain lain, Park Eun-jin dan Park Hye-min, masing-masing menyumbang 15 poin.

Media Korea turut menyoroti performa luar biasa Park Yeo-reum. Ia mencatat tingkat keberhasilan serangan 40,9 persen serta tampil solid dalam menyerang maupun bertahan. Selain mencetak 20 poin, ia juga membukukan 2 blok, 17 penyelamatan, dan 5 penerimaan.

"Skor terbaik pribadinya, 20 poin dan tingkat keberhasilan serangan 40,9%, sangat mengesankan," tulis media Korea dilansir dari Naver.

Profil Park Yeo-reum 

Park Yeo-reum berposisi sebagai outside hitter dan digadang-gadang sebagai wonderkid baru Red Sparks.

Dengan tinggi badan 182 cm, ia menunjukkan kemampuan menyerang dan bertahan yang sama kuatnya di usianya yang masih 18 tahun.

Park Yeo-reum, bintang baru Red Sparks usai kepergian Megawati Hangestri.
Park Yeo-reum, bintang baru Red Sparks usai kepergian Megawati Hangestri.
Sumber :
  • KOVO

Bahkan dalam situasi sulit, ia mampu mencatatkan 17 penyelamatan, 2 blok, dan 5 penerimaan—menegaskan kapasitasnya sebagai pemain serbabisa.

Ia dipilih Red Sparks pada urutan ketujuh putaran pertama Rookie Draft 2025-26. Bakatnya ditempa di bawah arahan pelatih legendaris Jang Yoon-hee saat bersekolah di SMA Putri Jungang.

Pada awal musim, Park lebih sering menghuni bangku cadangan. Namun, kepercayaan besar diberikan kepadanya ketika ia diturunkan sebagai starter pada 3 Februari menghadapi Korea Expressway Corporation Hi-Pass.

Dalam laga tersebut, ia langsung mencetak 18 poin. Sejak saat itu, ia konsisten membukukan dua digit poin dalam empat pertandingan putaran kelima, sebelum akhirnya menorehkan rekor pribadi 20 poin saat menghadapi Pink Spiders pada 22 Februari.

Pelatih Jang pun memberikan pujian khusus atas perkembangan sang pemain, bahkan menilai ada kemiripan dalam gaya bermain mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Park Yeo-reum memiliki keterampilan dasar yang kuat dan unggul dalam serangan, penerimaan, dan penyelamatan, mirip dengan saya saat masih bermain," kata Pelatih Jang dalam wawancara dengan Star News (8 Februari).

Kini, Park Yeo-reum menjadi salah satu pemain muda yang paling dinantikan aksinya hingga akhir musim. Kehadirannya membuktikan bahwa talenta muda dapat menjadi kunci kebangkitan Red Sparks di tengah masa sulit. (ind)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT