Punya Pengalaman Main di Luar Negeri, Fahry Septian Bongkar Perbedaan Mental Suporter di Eropa dan Indonesia
- tvOne-Julio Tri Saputra
tvOnenews.com - Fahry Septian, pemain voli putra asal Indonesia yang kini membela Medan Falcons Bhagassi di Proliga 2026, membagikan pengalamannya bermain di Liga Voli Bulgaria, di mana ia banyak belajar hal baru.
Fahry menjadi sorotan publik voli Indonesia karena sukses berkiprah di liga Eropa pada musim 2023/24. Ia bahkan dikabarkan sebagai atlet voli pertama Indonesia yang meniti karier di benua Eropa, dipercaya memperkuat SKV Montana.
Atlet asal Bantul, Yogyakarta ini memiliki segudang prestasi, termasuk menyabet gelar MVP di Proliga 2023.

- PBVSI
Posisi Fahry sebagai outside hitter membuatnya kerap mendapatkan pujian pelatih berkat kontribusinya dalam membawa SKV Montana meraih kemenangan. Salah satu pencapaian yang membuatnya dikenang di Eropa adalah menjadi MVP di Liga Voli Bulgaria.
Sebelum menembus karier internasional, Fahry telah memiliki prestasi kuat di tingkat lokal, termasuk gelar MVP SEA V-League 2023 seri pertama.
Perbedaan Bermain di Eropa dan Indonesia
Fahry Septian mengungkapkan perbedaan signifikan antara bermain di Eropa dan Indonesia, terutama terkait perilaku netizen dan dukungan penonton.
“Indonesia memang benar nggak bisa disamain kayak negara-negara luar (abroad) juga, nggak bisa. Pengalaman aku aku di Bulgaria kemarin, tapi nggak haters yang kayak gitu,” ujar Fahry, dikutip dari YouTube moji.social.
“Dia emang ngata-ngatain, tapi cuman kayak ngata-ngatain buat nge-down in (mental), pas main aja (Bulgaria),” sambungnya.
Menurut Fahry, di Bulgaria, psywar atau ejekan dari suporter tim lawan hanya terjadi saat pertandingan berlangsung.
Setelah pertandingan selesai, hal itu tidak berlanjut. Berbeda dengan Indonesia, di mana hujatan dan komentar negatif bisa terus muncul, bahkan setelah pertandingan usai.
“Di sana (Bulgaria) juga disiarin TV kan, aku ngelihat live chat-nya juga nggak kayak gitu (hina, hujatan),” jelas Fahry.
“Walaupun kita main jelek, nggak ada yang komen kayak gitu. Mau dia penggemar sendiri, mau penggemar musuh, nggak ada,” pungkasnya.

- PBVSI
Load more